Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat Daya menggelar kegiatan Kajian Ramadhan dan buka puasa bersama sebagai upaya mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai toleransi antarpegawai di lingkungan lembaga tersebut. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat KPU Provinsi Papua Barat Daya pada Jumat (13/3/2026).
Ketua KPU Provinsi Papua Barat Daya, Andarias Daniel Kambu, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap rekan-rekan Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Ia menjelaskan, momentum Ramadhan dimanfaatkan oleh keluarga besar KPU Papua Barat Daya untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan kerja.
“Kegiatan ini kami lakukan karena saat ini kita berada di bulan suci Ramadhan, di mana rekan-rekan kita yang beragama Islam sedang menjalankan ibadah puasa. Sebagai keluarga besar KPU Papua Barat Daya, kami memandang penting untuk meningkatkan kebersamaan dan mempererat silaturahmi di antara kita,” ujar Andarias.
Menurutnya, kegiatan kajian Ramadhan dan buka puasa bersama ini merupakan inisiatif internal yang diprakarsai oleh jajaran KPU Papua Barat Daya sebagai bagian dari upaya membangun suasana kerja yang harmonis.
“Program ini diprakarsai oleh KPU Papua Barat Daya sendiri, dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Ini juga menjadi bentuk penghargaan terhadap nilai toleransi antarpegawai di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi maupun KPU kabupaten dan kota di Papua Barat Daya,” katanya.
Andarias menambahkan, kegiatan keagamaan seperti ini penting untuk terus dilaksanakan oleh seluruh pegawai, meskipun KPU memiliki kesibukan dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu.
“Kegiatan kerohanian seperti ini harus terus dijalankan, baik oleh teman-teman Muslim, Kristen, Hindu, Buddha maupun agama lainnya. Walaupun kita sibuk dengan tugas sebagai penyelenggara pemilu, tetapi penguatan iman sangat penting agar kita tetap teguh dalam menjalankan tugas sesuai aturan,” ungkapnya.
Perkuat Silaturahmi di Bulan Suci KPU Papua Barat Daya Bersama KPU Kabupaten Kota.
Ia juga menegaskan bahwa dengan iman yang kuat, para penyelenggara pemilu diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai godaan maupun tekanan dalam menjalankan tugas.
“Kita melaksanakan tugas yang menyangkut kepentingan banyak orang. Karena itu kita bisa saja menghadapi berbagai ujian dan cobaan. Melalui kegiatan seperti ini kita meneguhkan iman agar tetap menjalankan tugas sesuai ketentuan dan tidak mudah dipengaruhi,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, KPU Provinsi Papua Barat Daya juga menghadirkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sorong, KH. Ustadz Abdul Manan Fakaubun, S.Pd, yang memberikan tausiyah kepada para peserta. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga keadilan, toleransi, serta memperkuat persaudaraan antarumat beragama.
“Bulan Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang bagaimana kita memperbaiki akhlak, memperkuat keimanan, dan menjaga hubungan baik dengan sesama,” ujar Abdul Manan dalam tausiyahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap adil dan bijaksana dalam menyikapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Keadilan harus menjadi pegangan dalam kehidupan bermasyarakat. Ketika kita menyampaikan pendapat, termasuk dalam berdemonstrasi, harus dilakukan dengan cara yang baik, tidak merusak, dan tetap menghargai hak orang lain,” tegasnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman yang ada di Papua Barat Daya.
“Kita hidup di tengah masyarakat yang beragam suku, agama, dan budaya. Karena itu toleransi harus terus dijaga, agar persatuan dan kedamaian di daerah ini tetap terpelihara,” pesannya.
Kegiatan kajian Ramadhan dan buka puasa bersama tersebut dihadiri perwakilan empat KPU kabupaten, yakni KPU Maybrat, KPU Sorong Selatan, KPU Kabupaten Sorong, dan KPU Tambrauw. Sementara dua KPU lainnya, yakni KPU Raja Ampat dan KPU Kota Sorong, tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan kerja antarpenyelenggara pemilu di wilayah Papua Barat Daya.