RAJA AMPAT, Melanesiatimes.com – DPRK Raja Ampat gelar sidang penetapan APBD 2026 dalam kegelapan kurang lebih Pukul 23:00 WIT, lampu padam diwilayah Waisai.
Pantauan Melanesiatimes.com Pamadaman listrik ini terjadi di seluruh kota waisai bukan hanya masyarakat yang terkena imbasnya, kali ini puluhan Anggota DPRK Raja Ampat dan seluruh Forkopimda harus beraktivitas dalam kegelapan.
Sidang tersebut dipimpin Ketua DPRK Raja Ampat, Moh Taufik Sarasa, meskipun ruangan tampak seperti di dalam Goa. Namun, Rapat Paripurna Penetapan ABPD 2026 tetap dilanjutkan dengan mengandalkan penerangan dari telepon seluler.
Bahkan, Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, harus menyalakan senter dari telepon seluler untuk menerangi naskah bacaan, serta meninggikan suara agar seluruh peserta sidang dapat mendengarnya.
Sidang paripurna ditutup dengan penandatanganan pengesahan APBD Raja Ampat tahun 2026, dalam kondisi gelap gulita yang selanjutnya dibawa ke Pemerintah.