Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Kota Sorong. Program ini memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat sehingga dapat memperoleh pelayanan medis yang dibutuhkan tanpa harus terbebani biaya pengobatan.
Salah satu peserta yang merasakan langsung manfaat tersebut adalah seorang ibu rumah tangga di Kota Sorong yang terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen bantuan pemerintah daerah, Martha E.M. Tenlima (53). Sehari-harinya, ia aktif membantu pelayanan sebagai pengurus di salah satu gereja di kota tersebut.
Saat ditemui di ruang rawat jalan salah satu rumah sakit di Kota Sorong, ia menceritakan pengalamannya saat menjalani pengobatan menggunakan Program JKN. Ia mengungkapkan bahwa awalnya dirinya mengalami keluhan berupa bengkak pada bagian kaki yang semakin lama semakin parah hingga membuatnya kesulitan untuk berjalan.
“Awalnya kaki saya bengkak dan terasa sakit sampai sulit untuk berjalan. Karena khawatir dengan kondisi itu, saya akhirnya memutuskan pergi ke IGD rumah sakit untuk memeriksakan diri,” ujarnya.
Setelah mendapatkan pemeriksaan di instalasi gawat darurat, dokter menyarankan agar dirinya menjalani tindakan operasi untuk menangani kondisi kakinya. Ia pun kemudian menjalani operasi dan dirawat inap selama beberapa hari hingga kondisinya berangsur membaik.
Selama menjalani perawatan di rumah sakit, ia mengaku mendapatkan pelayanan yang sangat baik dari para tenaga kesehatan. Menurutnya, dokter maupun perawat memberikan pelayanan yang ramah dan profesional sehingga membuatnya merasa nyaman selama proses perawatan.
“Mulai dari saya datang ke IGD, menjalani operasi sampai dirawat beberapa hari di rumah sakit, semuanya dilayani dengan sangat baik oleh dokter dan perawat,” tuturnya.
Setelah dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang, ia diarahkan untuk melanjutkan pemeriksaan kondisi kakinya di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Dari FKTP tersebut, ia kemudian mendapatkan rujukan untuk melakukan kontrol lanjutan di poli bedah di salah satu rumah sakit di Kota Sorong.
Ia mengaku hingga saat ini sudah beberapa kali melakukan kontrol di poli bedah guna memastikan kondisi kakinya tetap dalam pemantauan dokter.
Menurutnya, seluruh rangkaian pelayanan yang diterimanya, mulai dari pemeriksaan di IGD, tindakan operasi, perawatan inap, hingga kontrol lanjutan di rumah sakit, semuanya ditanggung oleh Program JKN.
“Semua pelayanan yang saya terima sangat baik dan semuanya ditanggung oleh Program JKN. Saya sangat terbantu,” ungkapnya.
Sebagai peserta JKN dari segmen bantuan pemerintah daerah, ia juga mengaku tidak pernah merasakan adanya perbedaan pelayanan dibandingkan dengan pasien lainnya.
“Saya tidak pernah merasa dibedakan dengan pasien lain meskipun iuran saya dibayarkan oleh pemerintah. Semua dilayani dengan baik,” katanya.
Ia pun mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya Program JKN yang menurutnya sangat membantu masyarakat, khususnya bagi mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap.
“Saya sangat bersyukur dengan adanya Program JKN ini. Kalau tidak ada JKN, saya rasa saya tidak akan sanggup membayar biaya pengobatan ketika sakit,” ujarnya.
Di akhir perbincangan, ia berharap agar Program JKN dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Semoga program ini terus ada dan terus membantu masyarakat seperti saya, agar semua orang bisa mendapatkan pelayanan kesehatan ketika membutuhkan,” tutupnya.