Melanesiatimes.com, Kota Ambon – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyambut baik penetapan tujuh lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayahnya sebagai bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir usai menghadiri kegiatan sosialisasi Program Kampung Nelayan Merah Putih yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di Kota Ambon, Rabu (11/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lantai 6 Kantor Gubernur Maluku itu dihadiri Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Bupati Maluku Tengah, Bupati Seram Bagian Barat, Bupati Kepulauan Tanimbar, Wakil Wali Kota Ambon, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, serta pimpinan organisasi perangkat daerah terkait dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.
Sosialisasi tersebut bertujuan memperkuat pengembangan kawasan pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih yang menjadi salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan sekaligus mendorong penguatan ekonomi maritim berbasis potensi lokal.
Dalam kegiatan itu disampaikan bahwa Kabupaten Maluku Tengah menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dalam pengembangan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih. Terdapat tujuh lokasi yang telah ditetapkan, yakni Negeri Administratif Yainuelo, Negeri Pelauw, Negeri Noloth, Besi, Parigi, Labuan, dan Negeri Lima.
Menanggapi penetapan tersebut, Bupati Zulkarnain Awat Amir menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas perhatian yang diberikan kepada wilayah pesisir di Maluku Tengah.
“Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan, memperkuat infrastruktur perikanan, serta meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam mengelola potensi kelautan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk mendukung penuh pelaksanaan program tersebut melalui sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
“Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah akan terus berkomitmen mendukung implementasi program ini melalui kolaborasi dan sinergi dengan semua pihak,” tambahnya.
Menurut Zulkarnain, melalui program ini diharapkan kampung-kampung nelayan di Maluku Tengah dapat berkembang menjadi kawasan pesisir yang maju, produktif, dan berdaya saing.
“Harapan kami, kampung-kampung nelayan di Maluku Tengah dapat berkembang menjadi kawasan pesisir yang maju, produktif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi Malteng Bangkit yang kita cita-citakan bersama,” ungkapnya.
Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mentransformasi desa-desa pesisir menjadi kawasan yang modern, bersih, dan produktif. Program ini menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur perikanan yang terintegrasi, seperti dermaga, pabrik es, gudang beku, hingga pengembangan kawasan kuliner berbasis hasil laut.
Melalui program tersebut, kampung nelayan tradisional diharapkan dapat berubah menjadi kawasan yang lebih tertata, sehat, dan memiliki daya saing tinggi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah pesisir.
Khusus di Kabupaten Maluku Tengah, keberadaan tujuh Kampung Nelayan Merah Putih ini diharapkan menjadi percontohan bagi pengembangan kawasan pesisir lainnya di masa mendatang. (HUAT)