Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal wat Tamwil atau BMT Aisyiyah Kota Sorong menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke 11 Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Aula BLKI Kota Sorong pada Rabu (21/01/2026).
RAT ini dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Sorong Bidang Koperasi dan UMKM Rudolf PW Marlisa, SE, Kepala Bidang Pengembangan dan Pengawasan Koperasi, jajaran pengurus Muhammadiyah, Rektor Unamin Sorong yang diwakili Pembantu Rektor Kamaluddin, pengurus KSPPS BMT, serta seluruh anggota koperasi BMT Aisyiyah Kota Sorong.
Pengurus BMT Aisyiyah Kota Sorong, Mungawan, mengaku bersyukur atas capaian yang diraih pada tahun buku 2025. Ia menilai kinerja koperasi hampir sepenuhnya mencapai target yang telah ditetapkan.
“Saya atas nama pengurus dan pengawas BMT Aisyiyah Kota Sorong sangat bergembira dengan capaian pada tahun ini, hampir mencapai target semua. Dan itu harapan yang paling besar buat kami,” ujar Mungawan.
Ia berharap BMT Aisyiyah semakin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di Kota Sorong. Saat ini, jumlah anggota BMT Aisyiyah telah mencapai lebih dari 450 orang dan mendekati 500 anggota.
Penyerahan Penghargaan kepada Pengurus BMT Oleh Kapala Bidang Pengembangan dan Pengawasan Koperasi Rudolf PW Marlisa dan Ketua Muhammadiyah Papua Barat Daya Mungawan
“Mudah-mudahan BMT kita ini banyak memberikan kontribusi kepada masyarakat, utamanya para pelaku UMKM yang ada di Kota Sorong. Jadi mudah-mudahan masyarakat juga terpanggil untuk banyak bisa berpartisipasi menjadi anggota, sehingga kita akan sama-sama bisa mengangkat perekonomian kecil menjadi yang lebih baik,” katanya.
Mungawan juga menegaskan harapannya agar BMT Aisyiyah ke depan dapat menjadi koperasi syariah terdepan di Kota Sorong. “Harapan ke depan, mudah-mudahan BMT kita ini menjadi koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah yang terdepan dan menjadi contoh bagi BMT maupun koperasi-koperasi lain di Kota Sorong,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Pengawasan Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Sorong, Rudolf PW Marlisa, SE, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Sorong terus mendorong koperasi agar tumbuh sehat dan profesional. Saat ini terdapat lebih dari 100 koperasi yang terdaftar di wilayah Kota Sorong, baik koperasi kelembagaan maupun koperasi simpan pinjam.
“Kami hasil koordinasi dengan Wali Kota, ada satu wujud penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Kota kepada BMT ataupun koperasi-koperasi yang mempunyai penilaian kesehatan koperasi yang baik,” jelas Rudolf.
Menurutnya, penilaian tidak hanya dilihat dari pelaksanaan RAT, tetapi juga dari laporan keuangan dan tata kelola koperasi. “Kami bukan hanya melihat koperasi ini sudah melakukan rapat anggota, tetapi ada penilaian-penilaian khusus, terutama dari segi laporan keuangan. Saya sudah hadir di BMT Aisyiyah tiga kali dan sudah memeriksa laporan keuangannya,” ungkapnya.
Rudolf juga menyampaikan apresiasi Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, terhadap peran koperasi dalam mendukung visi dan misi pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan UMKM.
“Bapak Wali Kota sangat mengapresiasi dan menyampaikan agar koperasi-koperasi ini terus sukses membantu pemerintah, khususnya dalam pertumbuhan ekonomi dan UMKM,” katanya.
Ia berharap BMT Aisyiyah terus berkembang dengan jumlah anggota yang semakin bertambah. “Harapan kami dari pemerintah daerah, koperasi ini semakin bertumbuh, semakin besar, dan mempunyai anggota yang luar biasa. Ke depan pasti semakin padat, semakin besar, dan kami berharap BMT Aisyiyah selalu sukses,” pungkas Rudolf.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan dari Ketua Muhammadiyah Papua Barat Daya dan Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Koperasi dan UMKM atas kategori penilaian kesehatan koperasi.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan sejumlah indikator penilaian, di antaranya kepatuhan hukum, transparansi dan akuntabilitas, implementasi prinsip demokrasi koperasi, serta dukungan terhadap program pemerintah daerah. Seluruh indikator tersebut memperoleh predikat “sangat baik”.