Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Sahbudin yang akrab disapa Raja Bima, menyampaikan ucapan selamat atas terlaksananya Rapat Koordinasi Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) di Papua Barat Daya.
Sahbudin berharap rapat koordinasi tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi sekaligus melahirkan berbagai agenda strategis yang memberikan dampak positif bagi perjuangan KAHMI, HMI, serta masyarakat secara umum di Papua Barat Daya.
“Saya selaku alumni HMI mengucapkan selamat atas terlaksananya rapat koordinasi KAHMI dan FORHATI. Semoga kegiatan ini membawa dampak yang besar bagi perjuangan HMI dan masyarakat secara umum di Papua Barat Daya,” ujar Sahbudin saat ditemui di kediamannya, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, forum koordinasi memiliki arti penting dalam menyatukan gagasan dan menyusun langkah bersama untuk menghadirkan program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia berharap seluruh agenda yang dibahas dalam rapat koordinasi tidak berhenti pada tataran pembahasan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program nyata dan berkelanjutan.
Raja Bima juga mendorong agar KAHMI dan FORHATI terus memperkuat peran dalam bidang pengembangan organisasi, pengabdian, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.
“Sekali lagi, saya mengucapkan selamat melaksanakan rapat koordinasi. Semoga menghasilkan agenda-agenda penting untuk pengembangan kegiatan dan pengabdian kepada seluruh masyarakat,” katanya.
Ia menilai, keberadaan KAHMI sebagai wadah alumni HMI memiliki posisi penting dalam memberikan kontribusi pemikiran dan gagasan bagi pembangunan di Papua Barat Daya.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Karena itu, hasil rapat koordinasi diharapkan mampu menjadi dasar bagi penyusunan program yang dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Raja Bima mengajak seluruh keluarga besar HMI dan alumni untuk menjaga semangat kebersamaan serta nilai-nilai perjuangan yang telah menjadi bagian dari perjalanan organisasi.
Menurutnya, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui berbagai bentuk pengabdian dan kontribusi positif di tengah masyarakat.
Ia berharap koordinasi antara KAHMI dan FORHATI dapat terus diperkuat sehingga berbagai potensi dan sumber daya yang dimiliki alumni dapat diarahkan untuk mendukung program-program kemasyarakatan.
“Harapan saya, hasil rapat koordinasi ini nantinya dapat melahirkan program yang benar-benar bermanfaat dan bisa dirasakan masyarakat di Papua Barat Daya,” tuturnya.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah forum koordinasi tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari sejauh mana hasil pembahasan dapat diwujudkan dalam bentuk program konkret.
Ia pun berharap seluruh peserta dapat menghasilkan keputusan dan agenda yang mampu memperkuat eksistensi KAHMI dan FORHATI sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Sahbudin optimistis KAHMI dan FORHATI dapat terus mengambil bagian dalam berbagai upaya pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di Papua Barat Daya.