Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Pemerintah Kota Sorong terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), melalui penyaluran bantuan di sektor peternakan dan pertanian.
Upaya tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan bibit ternak sapi, bibit ternak babi, pakan babi, serta Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) bagi masyarakat OAP. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., MPA., di halaman Gereja Pentakosta di Papua Barat, Jalan Kanal Victory KM 10 Pantai, Kota Sorong, Senin (21/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur TNI-Polri, Kepala Dinas Pertanian, anggota DPRK Sorong jalur Otsus, serta perwakilan dari Distrik Manoi, Klawurung, Sorong Utara, Sorong Timur, dan Sorong Barat.
Dalam sambutannya, Septinus Lobat mengatakan Pemerintah Kota Sorong terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk OAP yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap berbagai program pemberdayaan.
Menurutnya, penyaluran bantuan pemerintah harus dilakukan secara terarah dengan mengacu pada data serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
“Berdasarkan data yang kami miliki, terdapat sekitar 41 ribu penduduk miskin di Kota Sorong yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah,” ujar Septinus.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi salah satu dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun berbagai program bantuan agar dapat menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Septinus berharap bantuan berupa bibit ternak, pakan, maupun Alsintan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan sesaat, tetapi dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi penerima.
“Bantuan ini harus dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain peternakan, Wali Kota juga mendorong masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian dengan memanfaatkan berbagai inovasi, termasuk metode hidroponik yang dinilai dapat menjadi alternatif di tengah keterbatasan lahan di wilayah perkotaan.
Pemerintah Kota Sorong melalui dinas teknis terkait juga akan melakukan pendampingan, pengawasan, dan verifikasi terhadap pelaksanaan program tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus mendorong penerima agar mampu mengembangkan bantuan yang diberikan.
Program pemberdayaan melalui sektor peternakan dan pertanian tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Sorong dalam meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus kesejahteraan masyarakat OAP di Kota Sorong.