Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Bimbingan Teknis (Bimtek) Daerah Digitalisasi Pembelajaran Jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Maluku Tengah resmi berakhir, Rabu (23/09/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari di aula pertemuan Hotel Isabella, Kota Masohi, tersebut ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah, Husein Mukadar.
Dalam sambutannya, Husein menegaskan pentingnya menjaga semangat dan motivasi seluruh tenaga pendidik untuk terus mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Maluku Tengah.
Ia mengatakan, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh para guru selama mengikuti Bimtek harus dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam proses pembelajaran di sekolah.
“Semangat dan motivasi dalam memajukan pendidikan di Maluku Tengah harus terus berjalan. Salah satunya dengan memaksimalkan pendidikan digitalisasi yang didapatkan oleh Bapak dan Ibu guru sekalian selama tiga hari ini,” kata Husein.
Menurutnya, digitalisasi pembelajaran tidak boleh berhenti sebatas materi yang diperoleh selama pelatihan. Implementasinya di ruang kelas menjadi bagian penting agar manfaat program tersebut dapat dirasakan langsung oleh peserta didik.
“Pemanfaatan inilah yang kita harapkan bersama. Digitalisasi bisa tersalurkan dan digunakan oleh semua anak di Maluku Tengah,” tambahnya.
Husein optimistis, komitmen para guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis teknologi akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Ia menyebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah juga terus mendorong pengembangan pembelajaran jarak jauh sebagai salah satu upaya memperluas akses pendidikan.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Program tersebut dinilai penting untuk menjangkau peserta didik yang berada di wilayah pelosok dan memiliki keterbatasan akses terhadap layanan pendidikan secara langsung.
“Kita juga telah berupaya mengembangkan pembelajaran jarak jauh. Sehingga kemajuan pendidikan yang dicita-citakan bersama dapat terwujud hingga ke pelosok negeri,” ungkapnya.
Dalam pengembangan pembelajaran jarak jauh, kata Husein, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi hal yang penting. Salah satunya melalui keterlibatan organisasi pendidikan seperti Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) dan SEAMOLEC.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pendidik sekaligus mendukung pengembangan metode pembelajaran berbasis teknologi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan daerah.
Husein juga berharap dukungan dan kerja sama dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan dapat terus diperkuat.
Menurutnya, sinergi antarpihak diperlukan agar berbagai tantangan pendidikan, terutama dalam memperluas akses pembelajaran di wilayah yang sulit dijangkau, dapat ditangani secara bersama-sama.
“Karena kita akan terus menjangkau yang belum terjangkau, melayani yang belum terlayani, memperbaiki yang masih kurang, dan memperkuat yang sudah bagus untuk Maluku Tengah yang lebih baik ke depannya,” tandas Husein.
Penutupan Bimtek tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah, Arifin Ely, para narasumber, serta seluruh guru peserta Bimtek Digitalisasi Pembelajaran.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman guru terhadap teknologi pembelajaran, tetapi juga mendorong penerapan digitalisasi secara nyata dalam proses belajar mengajar di sekolah-sekolah di Kabupaten Maluku Tengah. (HUAT)