Melanesiatimes.com, Bali – The One Indonesia Magazin menggelar ajang Indonesia Innovation Excellence Award 2026 di Bali. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada figur-figur inspiratif di berbagai bidang, mulai dari kepala daerah hingga tokoh sosial masyarakat yang dinilai memiliki dedikasi dan pengabdian luar biasa. Bali (23/01/2026).
Dalam ajang tersebut, Senator ARK berhasil masuk nominasi dan meraih penghargaan pada kategori The Most Inspiring Connecting People Aspiration. Penghargaan diberikan setelah melalui proses penilaian terhadap sejumlah aspek dan kategori yang ditetapkan panitia.
Saat menerima penghargaan, Senator ARK menyampaikan sambutan yang mengugah dan penuh refleksi. Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah membayangkan akan menerima penghargaan semacam ini.
“Selama kurang lebih 20 tahun saya menjadi aktivis mahasiswa, memperjuangkan isu-isu masyarakat, dan bekerja sebagai relawan NGO lokal maupun internasional, saya tidak pernah membayangkan akan berdiri di sini untuk menerima penghargaan,” ujar ARK.
Menurutnya, penghargaan bukanlah tujuan utama dalam pengabdian. Ia menegaskan bahwa perjuangan sosial lahir dari kesadaran akan identitas dan tanggung jawab terhadap tanah dan masyarakat tempat seseorang berasal.
“Penghargaan ini bukan tujuan utama kita bekerja, ini hanya bonus. Kita lahir di mana, besar di mana, di situlah urat nadi kita. Karena itu kita terus berjuang dan mengabdi,” katanya.
ARK juga mempersembahkan penghargaan tersebut kepada Tuhan serta seluruh pihak yang selama ini membersamainya dalam perjuangan. “Penghargaan ini saya persembahkan kepada Tuhan Yang memberi kekuatan dan hikmat,” ucapnya.
Selain itu, ia mendedikasikan penghargaan tersebut kepada masyarakat adat Papua, NGO, insan pers, serta tim dan keluarga yang selalu mendukung perjalanan pengabdiannya.
“Penghargaan ini saya persembahkan kepada seluruh masyarakat adat Papua yang sedang berjuang mempertahankan hak-haknya, kepada NGO lokal dan internasional, kepada wartawan yang setia memberitakan isu-isu tentang Papua, kepada tim yang selalu mendukung saya dalam kerja, karya, dan pengabdian, serta kepada keluarga yang selalu ada dalam suka dan duka,” tuturnya.
ARK menegaskan bahwa penghargaan ini justru menjadi pengingat untuk terus bekerja lebih keras demi kemanusiaan.
“Tidak ada yang sempurna. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk bekerja lebih keras lagi. Kita hidup di dunia ini sementara saja, dan hidup yang sementara ini harus kita persembahkan untuk kemanusiaan,” pungkasnya.
Ia juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut diterimanya atas nama banyak pihak. “Penghargaan ini saya terima atas nama masyarakat adat, NGO, teman-teman wartawan, organisasi perempuan, pemuda, dan semua orang Papua yang hebat,” kata ARK.