Melanesiatimes.com, Sorong Selatan – Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, melalui Bidang Aset pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), mengumumkan terjadinya kehilangan satu dokumen penting berupa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) milik kendaraan dinas pemerintah daerah. Jum’at (30/01/2026).
BPKB yang dilaporkan hilang tersebut merupakan dokumen kendaraan roda empat jenis Toyota Kijang Innova dengan nomor rangka TGN4 OR–6KMDKB dan nomor polisi PB 5848 T. Kendaraan tersebut tercatat atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong Selatan.
Informasi kehilangan ini disampaikan langsung oleh Staf Bidang Aset BPKAD Kabupaten Sorong Selatan, Fransiscus Bleskadit, ST, sebagai bentuk pemberitahuan resmi kepada masyarakat luas sekaligus upaya untuk mempercepat proses pencarian dokumen tersebut.
Dalam keterangannya, Fransiscus menjelaskan bahwa pihaknya berharap adanya kerja sama dari masyarakat apabila mengetahui atau menemukan BPKB yang dimaksud. “Barang siapa yang menemukan BPKB kendaraan tersebut, kami mohon untuk dapat menginformasikannya kepada kami di Bagian Aset Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong Selatan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa peristiwa kehilangan BPKB mobil dinas tersebut diketahui terjadi pada bulan Desember tahun 2025. Lokasi kehilangan berada di areal Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sorong Selatan.
“Hilangnya BPKB Toyota Kijang Innova dengan nomor rangka TGN4 OR–6KMDKB dan nomor polisi PB 5848 T terjadi di lingkungan kantor BPKAD pada bulan Desember 2025,” jelas Fransiscus.
Lebih lanjut, Fransiscus menekankan pentingnya peran serta seluruh pihak dalam membantu menemukan dokumen tersebut, khususnya aparatur sipil negara yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan.
“Kami berharap kepada seluruh masyarakat dan para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan, apabila ada yang menemukan BPKB tersebut, kiranya dapat segera menghubungi kami di Bagian Aset Daerah,” katanya.
Menurutnya, keberadaan BPKB tersebut sangat penting sebagai dokumen administrasi kendaraan milik daerah, sehingga perlu segera ditemukan untuk menghindari potensi permasalahan administrasi di kemudian hari.
Di akhir keterangannya, Fransiscus menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta partisipasi semua pihak yang bersedia membantu. “Atas kerja sama dan kepedulian semua pihak, kami menyampaikan terima kasih,” pungkasnya.