Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Polresta Sorong Kota memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan Ngopi Bareng bersama tokoh masyarakat dan warga di Warung Kopi Ketapang, Kompleks Pasar Baru, Kelurahan Malabutor, Distrik Sorong Manoi, pada Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang digagas Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol. Amry Siahaan, S.I.K., M.H., ini dihadiri Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., M.H., yang mewakili Kapolresta, bersama sejumlah pejabat utama Polresta, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Turut hadir Kabag Ops Kompol H. Andi Muhammad Nurul Yaqin, S.I.K., M.H., Kapolsek Sorong Kota AKP Disa J.S. Putra, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Binmas AKP Riklof Tutupary, Dewan Penasihat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Saleh, Ketua Pemuda Jembatan Puri Anto, dan masyarakat Kompleks Pasar Baru.
Mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, kegiatan tersebut menjadi ruang dialog terbuka bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mencari solusi bersama bersama jajaran kepolisian.
Dalam dialog itu, Dewan Penasihat KKSS, Saleh, menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, capaian positif dalam pelaksanaan tugas kepolisian perlu dipertahankan, sedangkan berbagai kekurangan dalam pelayanan harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kepercayaan publik.
Persoalan keamanan lingkungan turut menjadi perhatian. Ketua Pemuda Jembatan Puri, Anto, mengungkapkan keresahan warga terhadap maraknya kasus pencurian, mulai dari rumah penduduk, kendaraan bermotor, hingga barang-barang milik nelayan yang berada di atas kapal.
Ia juga menyoroti konsumsi minuman keras (miras) yang dinilai perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Selain persoalan pencurian, warga meminta peningkatan pengamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Pengawasan di kawasan Kompleks Pasar Baru dinilai penting untuk mengantisipasi penggunaan meriam dan kembang api yang berpotensi mengganggu ketertiban maupun membahayakan masyarakat.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Warga juga mengusulkan agar sistem keamanan lingkungan (siskamling) kembali diaktifkan sebagai langkah memperkuat pengawasan dan mencegah tindak kriminal di lingkungan permukiman.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle mengatakan bahwa persoalan peredaran miras, narkoba, pencurian, dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi perhatian kepolisian. Namun, upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan Ngopi Bareng ini, kami ingin mendengar langsung aspirasi dan keluhan masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci ganda pada kendaraan, serta tidak ragu melaporkan setiap gangguan kamtibmas kepada kepolisian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Polresta Sorong Kota akan berkoordinasi dengan satuan kerja dan instansi terkait untuk menindaklanjuti persoalan peredaran serta perizinan penjualan miras. Selain itu, Satbinmas dan Bhabinkamtibmas didorong mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan sebagai bagian dari penguatan keamanan berbasis masyarakat.
Wakapolresta juga mengingatkan warga agar memanfaatkan layanan Polisi 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk melaporkan kejadian, menyampaikan pengaduan, atau meminta bantuan kepolisian.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Sorong Kota mengusulkan koordinasi lintas instansi untuk menyiapkan pos pengamanan di kawasan Pasar Bersama dan Pasar Baru menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama masa perayaan.
Sementara itu, Kabag Ops mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Imbauan tersebut disampaikan mengingat persoalan kabut asap masih menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan merusak kualitas lingkungan.
Melalui kegiatan Ngopi Bareng, Polresta Sorong Kota berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Aspirasi yang disampaikan warga diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi, peningkatan pengamanan, serta kerja sama berkelanjutan demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Sorong. (***)