Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Sorong menggelar rangkaian kegiatan yang menggabungkan agenda organisasi dan kompetisi olahraga prestasi. Kegiatan tersebut dipusatkan di Hangout dan menjadi salah satu agenda olahraga yang menarik perhatian masyarakat.
Ketua Panitia Turnamen, Muhammad Said, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Percasi Kota Sorong kali ini dirancang dalam satu kesatuan agenda besar. Kegiatan diawali dengan pelantikan Pengurus Percasi Kota Sorong, yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan Turnamen Catur Walikota Cup I.
“Kegiatan ini kami rancang sebagai momentum konsolidasi organisasi sekaligus pembinaan prestasi atlet catur di Kota Sorong. Setelah pelantikan pengurus, kami langsung membuka Turnamen Walikota Cup I,” ujar Muhammad Said kepada Media Melanesiatimes.com yang berlokasi di Hangout Kota Sorong pada Jumat (30/01/2026).
Turnamen Catur Walikota Cup I menjadi ajang perdana yang digelar di bawah kepemimpinan Wali Kota Sorong saat ini. Turnamen ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan dalam kalender olahraga daerah, khususnya cabang olahraga catur.
Antusiasme peserta terhadap turnamen ini terbilang tinggi. Untuk kategori senior atau dewasa, panitia mencatat sebanyak 127 peserta telah mendaftar dari target 130 peserta. Pendaftaran untuk kategori senior pun telah resmi ditutup sejak sehari sebelumnya.
Sementara itu, kategori junior yang mencakup pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA/SLTA masih membuka pendaftaran. Hingga saat ini, sekitar 37 peserta junior telah terdaftar dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah dalam beberapa hari ke depan.
“Khusus kategori junior, pendaftaran masih kami buka satu sampai dua hari ke depan sambil menunggu koordinasi lanjutan dengan Dinas Pendidikan agar partisipasi pelajar bisa lebih maksimal,” jelasnya.
Dari sisi teknis, panitia memastikan seluruh persiapan pertandingan telah dimatangkan. Technical meeting dijadwalkan berlangsung pada 13 Februari mendatang di Hangout kilometer 10 Kota Sorong sekaligus proses pengundian atau pairing peserta serta pembahasan aturan.
Untuk sistem pertandingan, kategori senior direncanakan menggunakan Sistem Swiss sembilan babak. Dengan sistem ini, setiap peserta diperkirakan akan menjalani sembilan kali pertandingan selama turnamen berlangsung.
“Dengan Sistem Swiss sembilan babak, kami berharap pertandingan dapat berjalan kompetitif, adil, dan mampu mengukur kemampuan peserta secara menyeluruh,” kata Muhammad Said.
Panitia juga telah menyiapkan sarana dan prasarana pertandingan, termasuk papan catur dan jam catur, dengan dukungan pihak Hangout dan Percasi. Sebagai langkah antisipasi, peserta diimbau menyiapkan aplikasi jam catur di ponsel masing-masing apabila jumlah jam catur fisik tidak mencukupi.
Melalui kegiatan ini, Percasi Kota Sorong berharap Turnamen Catur Walikota Cup I tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Kota Sorong, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet, ajang silaturahmi antarpecatur, serta sarana menjaring bibit-bibit unggul catur di Kota Sorong.