Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Pemerintah Kota Sorong menegaskan komitmennya dalam menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama melalui peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Pura Jagat Buana Kerti. Minggu (04/01/2026).
Giat ini dihadiri oleh tokoh agama Hindu, sulinggih, pemangku, pengurus pura, serta tokoh adat dan masyarakat, pada momen perayaan HUT tersebut.
Mewakili Wali Kota Sorong, Asisten II Ekbang Tamrin Tajuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat Hindu atas peran Pura Jagat Buana Kerti dalam menjaga nilai spiritual dan sosial di Kota Sorong.
Ia membuka sambutan dengan ucapan lintas agama sebagai simbol keharmonisan, sekaligus mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas kebersamaan yang terjalin.
“Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul dalam suasana penuh kedamaian untuk memperingati Hari Ulang Tahun Pura Jagat Buana Kerti yang ke-7,” ujar Tamrin
Dalam sambutan tersebut, Pemerintah Kota Sorong secara resmi menyampaikan ucapan selamat atas tujuh tahun berdirinya Pura Jagat Buana Kerti. Menurutnya, perjalanan tujuh tahun ini merupakan tonggak penting bagi umat Hindu di Kota Sorong dalam meningkatkan sraddha dan bhakti, sekaligus memperkuat pembinaan moral dan spiritual masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Sorong dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun ke-7 Pura Jagat Buana Kerti. Pura ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan moral, spiritual, dan kebudayaan,” katanya.
Lebih lanjut, Tamrin menegaskan bahwa keberadaan Pura Jagat Buana Kerti menjadi simbol nyata kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kota Sorong. Nilai-nilai ajaran Hindu yang menjunjung keseimbangan dan keharmonisan dinilai sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang inklusif dan bermartabat.
“Nilai-nilai ajaran Hindu tentang keseimbangan, keharmonisan, dan kedamaian sejalan dengan semangat kita bersama dalam membangun Kota Sorong sebagai kota yang rukun dan inklusif,” lanjutnya.
Pemerintah Kota Sorong, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung kehidupan beragama yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong Pura Jagat Buana Kerti berkembang sebagai ruang pemersatu umat dan wadah pembinaan generasi muda.
“Kami berharap Pura Jagat Buana Kerti ke depan semakin berkembang, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pemersatu, pembinaan generasi muda, serta pelestarian nilai-nilai luhur kebangsaan,” ucapnya.
Menutup sambutan, Pemerintah Kota Sorong berharap peringatan HUT ke-7 Pura Jagat Buana Kerti membawa berkah, kedamaian, dan kemajuan bagi umat Hindu serta seluruh masyarakat di Kota Sorong.
“Semoga peringatan Hari Ulang Tahun Pura Jagat Buana Kerti yang ke-7 ini membawa berkah, kedamaian, dan kemajuan bagi umat Hindu serta seluruh masyarakat Kota Sorong,” tutupnya.