Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos., resmi melantik Hasan Makassar sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah Kawasan Konservasi Perairan Daerah (BLUD KKPD) Kepulauan Raja Ampat, Selasa (10/3/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Kantor Gubernur Papua Barat Daya tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Ahmad Nausrau, Ketua DPR Papua Barat Daya Ortis Fernando Sagrim, Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola kawasan konservasi perairan di Raja Ampat agar lebih mandiri, responsif, dan akuntabel.
“Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan kawasan konservasi perairan di Raja Ampat sehingga dapat berjalan lebih baik, profesional, dan memberikan manfaat yang luas,” ujar Elisa Kambu.
Ia berharap kepala BLUD yang baru dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, sekaligus menghadirkan inovasi baru guna meningkatkan kontribusi sektor konservasi dan pariwisata terhadap pendapatan daerah.
Menurut Elisa, pengelolaan BLUD sebelumnya telah menunjukkan capaian yang cukup baik. Hal ini terlihat dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang mencapai sekitar Rp13 miliar dari total penerimaan BLUD sekitar Rp42 miliar pada tahun ini.
“Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan yang baik mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah. Ke depan tentu harus ditingkatkan lagi melalui berbagai terobosan yang lebih inovatif,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan penerimaan daerah tidak hanya bergantung pada jumlah kunjungan wisatawan ke Raja Ampat, tetapi juga dapat diperkuat melalui kemitraan dengan berbagai lembaga yang memiliki komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan konservasi laut.
“Peningkatan pendapatan tidak hanya bergantung pada wisatawan, tetapi juga dapat diperkuat melalui kerja sama dengan berbagai lembaga yang peduli terhadap lingkungan dan konservasi,” tegasnya.
Gubernur Elisa Kambu juga meminta kepala BLUD yang baru segera melakukan konsolidasi internal serta menyiapkan rencana anggaran sebagai dasar penyusunan program kerja tahun 2026.
“Jika kemitraan dapat terbangun dengan baik, kita bisa bersama-sama menjaga dan melestarikan Raja Ampat untuk jangka panjang,” pungkasnya.