Melanesiatimes.com, Papua Barat Daya – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung penguatan sektor perikanan rakyat melalui penyaluran bantuan sarana penunjang bagi nelayan.
Sebanyak 37 unit coolbox diserahkan kepada nelayan Orang Asli Papua (OAP) sebagai upaya meningkatkan kualitas hasil tangkapan ikan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, di Pelabuhan Perikanan Jembatan Puri, Kelurahan Klademak, Kota Sorong, pada Jumat (30/1/2026).
Penyerahan ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan nelayan pesisir.
Program bantuan coolbox tersebut bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2025, yang difokuskan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan OAP di wilayah Papua Barat Daya.
Gubernur Elisa Kambu menyampaikan bahwa bantuan coolbox merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam meringankan beban kerja nelayan sekaligus menjaga kualitas ikan hasil tangkapan agar memiliki nilai jual yang lebih baik.
“Kita patut bersyukur atas berkat Tuhan. Bantuan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang pekerjaan bapak dan ibu nelayan, agar hasil tangkapan tetap segar dan kualitasnya terjaga,” ujar Elisa Kambu.
Ia mengakui bahwa bantuan yang diberikan masih terbatas dan belum dapat menjangkau seluruh nelayan di Papua Barat Daya. Keterbatasan tersebut, menurutnya, disebabkan oleh kuota dan mekanisme penggunaan Dana Otsus yang secara khusus diperuntukkan bagi Orang Asli Papua. “Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan permohonan maaf kepada nelayan yang belum menerima bantuan,” katanya.
Meski demikian, Gubernur menegaskan pemerintah provinsi akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. “Pemerintah akan terus hadir dan berusaha semaksimal mungkin agar program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat dapat terus ditingkatkan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi Papua Barat Daya, Absalom Solossa, menjelaskan bahwa 37 unit coolbox tersebut disalurkan kepada kelompok nelayan OAP yang telah terdata dan memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.
“Karena bersumber dari Dana Otsus, maka seluruh penerima bantuan adalah nelayan Orang Asli Papua. Namun ke depan, tidak menutup kemungkinan bantuan serupa juga dapat menyasar nelayan dari berbagai latar belakang,” jelas Absalom Solossa.
Ia menambahkan, keberadaan coolbox sangat penting untuk menekan biaya produksi nelayan, terutama dalam hal penyimpanan hasil tangkapan di laut maupun setelah ikan didaratkan. “Dengan sistem penyimpanan yang lebih baik, kualitas ikan tetap terjaga sehingga harga jual meningkat dan pendapatan nelayan ikut terdongkrak,” tuturnya.
Melalui program bantuan ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap sektor perikanan rakyat dapat terus berkembang, produktivitas nelayan meningkat, serta kesejahteraan ekonomi keluarga nelayan pesisir dapat terwujud secara berkelanjutan.