Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Panitia Steering Committee (SC) Rapimpurna Daerah (Rapim Purda) KNPI Kota Sorong secara resmi menetapkan jumlah organisasi kepemudaan (OKP) dan distrik yang berhak menjadi peserta Rapim Purda setelah melalui tahapan verifikasi berkas dan pleno penetapan. Sabtu (31/01/2026).
Ketua Steering Committee, Mohammad Saman Bugis, menjelaskan bahwa proses verifikasi telah dilakukan secara ketat sejak pendaftaran dibuka hingga batas akhir yang telah ditentukan. Verifikasi berkas dimulai sejak 29 Januari 2026 dan ditutup dengan rapat pleno pada malam hari.
“Kemarin kami SC sudah rapat, melakukan penelitian dan verifikasi berkas sejak tanggal 29. Tadi malam kami pleno sekitar pukul 21.00 WIT dan telah mengesahkan peserta Rapim Purda,” ujar Mohammad Saman Bugis.
Berdasarkan hasil pleno tersebut, SC menetapkan sebanyak 70 OKP tingkat daerah yang dinyatakan lolos sebagai peserta, ditambah 10 distrik serta 5 OKP lokal. Namun, dari 5 OKP lokal tersebut, satu OKP dinyatakan sebagai peserta penuh.
“Dari hasil verifikasi, peserta penuh berjumlah 71 OKP, ditambah 10 distrik. Untuk OKP lokal ada lima, dan satu di antaranya masuk kategori peserta penuh, sehingga semua menjadi 81 Peserta dalam Rapim Purda KNPI Kota Sorong ” jelasnya.
Peserta yang memiliki hak suara pada Rapim Purda dan MUSDA KNPI Kota Sorong berjumlah 81 peserta penuh dan 4 peserta peninjau.
Mohammad Saman Bugis menyebutkan sejumlah OKP lokal yang telah ditetapkan sebagai peserta penuh, di antaranya Ikatan Pemuda Sulawesi Utara (IPSU), Ikatan Pemuda Tanimbar, Ikatan Pemuda Tidore, Ikatan Pemuda Mahasiswa Pelajar Kei (IPMPK) serta satu organisasi lokal lainnya Pemuda Malamoi.
Ia juga menegaskan bahwa salah satu OKP yang sebelumnya berstatus lokal dapat ditetapkan sebagai peserta penuh karena telah memenuhi persyaratan organisasi, termasuk telah mengikuti Musyawarah Nasional sebanyak tiga kali.
“IPMPK itu kami tetapkan sebagai peserta penuh karena sudah tiga kali mengikuti Munas dan memenuhi seluruh persyaratan organisasi,” katanya.
Lebih lanjut, SC memastikan bahwa seluruh OKP yang telah mendaftar dan diverifikasi dinyatakan lolos. Dengan ditutupnya tahapan verifikasi, pendaftaran peserta Rapim Purda juga dinyatakan resmi ditutup.
“Semua yang mendaftar sudah kami verifikasi dan semuanya lolos. Artinya tadi malam kami sudah kunci. Tidak ada lagi OKP yang bisa mendaftar karena pendaftaran sudah kami perpanjang dua kali,” tegasnya.
Rapim Purda KNPI Kota Sorong sendiri dijadwalkan akan dilaksanakan pada 6 Februari 2026. Setelah Rapim Purda selesai, panitia akan membuka pendaftaran bakal calon ketua KNPI.
“Setelah Rapim selesai, kami buka pendaftaran kandidat. Satu minggu setelah itu, kami akan melaksanakan Musda,” jelas Mohammad Saman Bugis.
Ia berharap seluruh tahapan Rapim Purda hingga Musyawarah Daerah (Musda) dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kepemimpinan KNPI yang mampu merangkul seluruh elemen pemuda di Kota Sorong.
“Harapan saya, Rapim Purda sampai Musda nanti bisa menghasilkan Ketua KNPI yang mampu mengayomi dan menghimpun seluruh pemuda serta OKP di Kota Sorong,” harapnya.
Selain itu, ia juga mengajak OKP yang telah memiliki legitimasi hukum agar tetap aktif dan berpartisipasi pada agenda kepemudaan di masa mendatang.
“OKP yang sudah punya legitimasi hukum saya harap tetap aktif. Untuk pendaftaran tahun ini memang sudah kami tutup, tapi ke depan kami harapkan bisa ikut berpartisipasi,” tutupnya.