Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya dialami Yunus Kopias (65), peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang berprofesi sebagai petani, saat menjalani pengobatan hingga operasi hernia di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Oetojo Kota Sorong, Kamis (05/02/2026).
Yunus menceritakan, keluhan kesehatan yang dialaminya pertama kali diperiksa di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat dirinya terdaftar. Setelah pemeriksaan awal, ia kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh dokter spesialis.
“Awalnya saya periksa di puskesmas, lalu dirujuk ke rumah sakit untuk bertemu dokter spesialis. Setelah beberapa kali kontrol, dokter menyarankan saya menjalani operasi hernia supaya bisa sembuh,” ungkap Yunus.
Setelah menjalani tindakan operasi, Yunus harus menjalani perawatan inap selama empat hari di rumah sakit guna pemulihan kondisi kesehatannya. Selama proses perawatan tersebut, ia mengaku tidak mengeluarkan biaya sedikit pun karena seluruhnya ditanggung oleh Program JKN.
“Selama operasi sampai dirawat di rumah sakit, saya tidak pernah diminta membayar biaya apa pun. Obat, perawatan, semuanya ditanggung BPJS Kesehatan,” katanya.
Ia menilai pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit berjalan dengan baik. Menurutnya, tenaga kesehatan dan petugas rumah sakit melayani pasien secara ramah dan sigap tanpa membedakan antara peserta JKN dan pasien lainnya.
“Petugasnya ramah dan cepat membantu kalau kami membutuhkan sesuatu. Saya juga tidak merasa dibedakan walaupun menggunakan BPJS Kesehatan,” ujarnya.
Yunus juga menambahkan bahwa operasi hernia yang dijalaninya kali ini merupakan operasi kedua. Sebelumnya, ia pernah menjalani operasi serupa dan seluruh biaya pengobatan juga ditanggung oleh Program JKN. Hingga saat ini, ia masih rutin menjalani kontrol kesehatan sebagai pasien rawat jalan.
“Saya sangat bersyukur karena biaya pengobatan saya bisa ditanggung. Sebagai petani kecil tentu akan berat kalau harus bayar sendiri,” tuturnya.
Tak hanya dirinya, manfaat Program JKN juga dirasakan oleh anggota keluarganya. Istri dan anaknya yang terdaftar sebagai peserta JKN beberapa kali mendapatkan pelayanan kesehatan, termasuk perawatan di rumah sakit tanpa harus memikirkan biaya.
“Saya berharap program ini terus ada supaya masyarakat kecil seperti kami tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa takut soal biaya,” tutup Yunus.