Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Dalam rangka merespon laporan masyarakat, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Sorong menggelar, Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat, dan pihak terkait aktivitas Galian C, di ruang Rapat DPR Kota Sorong, pada Rabu (04/02/2026).
Rapat ini membahas keluhan masyarakat terkait dampak lingkungan, khususnya polusi dan material tanah yang mencemari jalan umum di sekitar lokasi galian.
Dalam RDP tersebut, masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah Galian C menyampaikan aspirasi secara langsung kepada anggota DPR, pihak kontraktor, serta pemilik lokasi galian. Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk mencari solusi bersama atas persoalan yang selama ini dirasakan warga.
Perwakilan masyarakat, Lea Hendrika Klasjo, menyampaikan bahwa pihaknya telah berulang kali menyuarakan keluhan terkait dampak aktivitas galian terhadap lingkungan sekitar. “Kami sebagai masyarakat yang tinggal di wilayah Galian C sudah berbicara bersama pihak kontraktor, pemilik gunung, dan DPR terkait solusi yang akan diambil,” ujarnya.
Lea menjelaskan, dalam rapat tersebut pihak kontraktor menunjukkan sikap terbuka dan kesiapan untuk menjalankan kewajibannya. Ia mengatakan, kontraktor telah menyatakan komitmen untuk menangani material tanah yang jatuh ke jalan akibat aktivitas galian. “Mereka sudah siap untuk bagaimana langkah-langkah yang nanti diambil,” katanya.
Menurut Lea, salah satu poin penting yang disepakati adalah kewajiban kontraktor untuk membersihkan tanah dan material yang tercecer di badan jalan. “Mereka akan mengeruk tanah-tanah yang jatuh di jalan sehingga tidak menimbulkan polusi dan dampak lainnya,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut tidak hanya penting bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi galian, tetapi juga bagi masyarakat umum sebagai pengguna jalan. “Supaya dampak itu bukan hanya kami yang tinggal di sekitar, tetapi juga orang lain yang melintas di jalan tersebut,” ucap Lea.
Lea juga mengapresiasi keterlibatan aktif DPR Kota Sorong yang dinilai serius dalam mengawal aspirasi masyarakat. “Saya sangat berterima kasih kepada pihak-pihak DPR Kota Sorong yang sudah mengambil langkah-langkah yang luar biasa bersama kontraktor yang juga sudah membuka diri,” katanya.
Ia menambahkan, masyarakat merasa tuntutan yang selama ini disampaikan mulai mendapatkan respons nyata. “Mereka sudah siap untuk mengeruk dan membersihkan apa yang menjadi keluhan-keluhan masyarakat,” lanjutnya.
Lea menyampaikan kepuasan atas hasil RDP yang digelar oleh DPR Kota Sorong. “Kami sebagai masyarakat merasa puas dengan pertemuan hari ini dan berterima kasih kepada anggota DPR, khususnya Komisi II, yang sudah mengambil langkah-langkah luar biasa untuk menyelamatkan masyarakat dari polusi yang ada,” pungkasnya.