Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya secara resmi melepas dua peserta yang akan mewakili Indonesia dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional Antar Bangsa Dunia Melayu yang akan berlangsung di Malaysia. Sabtu (28/02/2026)
Kegiatan pelepasan tersebut dilaksanakan oleh Gubernur Papua Barat Daya yang diwakili Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat Daya, Drs. George Japsenang, M.Si.
Dalam sambutannya, George Japsenang menyampaikan apresiasi tinggi dari pemerintah provinsi terhadap keikutsertaan kafilah Papua Barat Daya dalam ajang MTQ bertaraf internasional tersebut. Menurutnya, keikutsertaan ini bukan hanya membawa nama daerah, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia Islam.
“Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bukan hanya mewakili provinsi, tetapi juga membawa nama Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional,” ujar George Japsenang.
Ia berharap dua ustaz dan ustazah yang diutus dapat tampil maksimal, tidak hanya dalam kompetisi, tetapi juga mampu berdakwah dan memperkenalkan nilai-nilai keislaman serta budaya daerah Papua Barat Daya selama berada di luar negeri.
“Kami berharap setelah kembali nanti, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat dibagikan serta diterapkan kepada generasi berikutnya di Papua Barat Daya,” katanya.
MTQ Internasional Antar Bangsa Dunia Melayu Dunia Islam ini dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 9 Maret 2026 di Melaka, Malaysia. Ajang tersebut diikuti oleh 23 negara yang tergabung dalam komunitas Dunia Melayu Dunia Islam.
Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Papua Barat Daya, Rustam Rumatiga, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya atas dukungan yang diberikan dalam pembinaan pemuda dan remaja masjid.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya atas support yang telah diberikan kepada BKPRMI, khususnya dalam mendukung kegiatan pembinaan pemuda dan remaja,” ujar Rustam.
Rustam menegaskan bahwa keikutsertaan kafilah Papua Barat Daya dalam ajang MTQ internasional ini bukan sekadar mengikuti kompetisi, melainkan membawa misi besar untuk mengharumkan nama daerah dan bangsa di mata dunia.
“Ini bukan hanya soal lomba, tetapi misi membawa nama baik Papua Barat Daya dan Indonesia di kancah internasional,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan laporan panitia, hingga saat ini sebanyak 20 negara telah hadir dan melakukan registrasi, sementara tiga negara lainnya masih dalam tahap finalisasi, sehingga total peserta mencapai 23 negara.
Rustam mengakui bahwa dukungan yang diterima masih memiliki keterbatasan, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat BKPRMI untuk terus mendorong kader-kader muda agar berani tampil dan berperan di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai informasi, dua peserta yang diutus mewakili Papua Barat Daya dalam ajang ini adalah Ustazah Adi Irma untuk kategori putri dan Ustaz Dhani untuk kategori putra. Keduanya diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama Papua Barat Daya dan Indonesia di ajang MTQ Internasional Dunia Melayu Dunia Islam tersebut.
Rustam juga mengajak seluruh masyarakat Papua Barat Daya untuk turut mendoakan agar para peserta diberikan kelancaran, kesehatan, dan hasil terbaik selama mengikuti kompetisi di Malaysia.