Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Wajah lega tampak dari Yarnuryaty Domisily (62), peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang merupakan seorang ibu rumah tangga di Kota Sorong dan saat ini tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit setempat. Ia mengaku merasa terbantu dengan adanya Program JKN dalam mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus memikirkan biaya pengobatan. Kamis (12/02/2026).
Saat ditemui di ruang perawatan, Yarnuryaty menceritakan dirinya masuk rumah sakit melalui Unit Gawat Darurat (UGD) setelah mengalami keluhan pada saluran kemih yang dirasakannya sejak beberapa hari sebelumnya.
Awalnya, ia hanya merasakan nyeri ringan saat beraktivitas di rumah, namun rasa sakit tersebut semakin parah hingga membuatnya kesulitan beraktivitas dan tidak dapat menahan rasa nyeri.
“Awalnya saya kira sakit biasa, jadi sempat ditahan di rumah. Tapi makin lama sakitnya makin terasa sampai akhirnya keluarga membawa saya ke rumah sakit lewat UGD supaya bisa segera ditangani,” ungkapnya.
Setelah menjalani pemeriksaan oleh tenaga medis, dokter menyarankan agar dirinya menjalani perawatan di ruang rawat inap agar kondisinya bisa dipantau dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sebagai ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan tetap, Yarnuryaty mengaku sempat merasa khawatir memikirkan biaya pengobatan yang mungkin harus dikeluarkan keluarganya selama dirawat di rumah sakit.
Namun kekhawatiran tersebut hilang setelah mengetahui seluruh biaya pelayanan kesehatan yang diterimanya ditanggung melalui Program JKN. Selama menjalani perawatan, ia mengaku tidak pernah diminta membayar biaya apa pun, baik untuk pemeriksaan dokter, tindakan medis, obat-obatan, maupun fasilitas rawat inap.
“Selama dirawat di sini saya tidak pernah mengeluarkan biaya sama sekali. Semua pelayanan sampai obat-obatan ditanggung BPJS Kesehatan. Kami sebagai masyarakat kecil tentu sangat merasa terbantu dengan adanya program ini,” jelasnya.
Selain pembiayaan yang ditanggung sepenuhnya, Yarnuryaty juga mengapresiasi pelayanan rumah sakit yang menurutnya sangat baik. Ia merasa petugas kesehatan melayani pasien dengan ramah, cepat tanggap, dan tidak membedakan antara pasien BPJS dengan pasien umum.
“Perawat dan dokter di sini baik sekali. Kalau saya butuh bantuan, mereka cepat datang membantu. Saya juga tidak merasa dibedakan dengan pasien lain, semuanya dilayani sama,” tambahnya.
Hingga kini, Yarnuryaty telah menjalani perawatan selama kurang lebih satu minggu dan kondisi kesehatannya perlahan mulai membaik. Ia berharap masyarakat dapat memastikan kepesertaan JKN mereka tetap aktif agar tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan kesehatan sewaktu-waktu.
Menurutnya, keberadaan Program JKN sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa harus terbebani biaya pengobatan yang besar. Ia pun berharap program jaminan kesehatan ini dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.