Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Badan Pekerja (BP) Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua secara resmi melantik Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, sebagai Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan Pusat Pelatihan dan Pembinaan GKI di Tanah Papua. Pelantikan tersebut berlangsung dalam ibadah Minggu pagi bersama Jemaat GKI Paulus Saoka, Klasis Sorong, pada Minggu (22/3/2026).
Selain Septinus Lobat, turut dilantik Ny. Jemima Elisabeth Lobat bersama seluruh jajaran kepanitiaan oleh Ketua III Sinode GKI di Tanah Papua, Pnt. Naomi Netty Howay Sagrim. Kegiatan ini menjadi langkah awal realisasi program strategis gereja dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Tanah Papua.
Pembangunan pusat pelatihan dan pembinaan tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih tiga hektar yang berada di wilayah Klasis Kota Sorong. Fasilitas ini nantinya akan difokuskan sebagai tempat pembinaan bagi warga jemaat serta para pelayan firman dari berbagai wilayah di Tanah Papua.
Usai pelantikan, Ketua Panitia Septinus Lobat menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral gereja dalam menyiapkan kader-kader pelayan yang berkualitas dan berkarakter.
“SDM adalah kunci. Karakter yang baik diperlukan agar semua pembangunan dari pemerintah bisa terjaga dengan aman. Gereja memiliki peran vital di sana,” ujar Septinus Lobat dalam wawancara.
Ia menjelaskan, lahan yang sebelumnya sempat direncanakan untuk pengembangan sektor rekreasi dan perhotelan kini dialihkan sepenuhnya untuk kepentingan pembangunan mental spiritual serta pendidikan karakter masyarakat.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan visi besar pembangunan yang berakar pada nilai-nilai yang diwariskan oleh tokoh penginjil, Isaac Samuel Kijne, yang menekankan pentingnya meletakkan peradaban yang kokoh di atas tanah Papua.
Dalam konteks itu, gereja dinilai memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam membangun karakter masyarakat, sehingga mampu menjaga dan mengelola hasil-hasil pembangunan fisik yang dilakukan pemerintah.
Pembangunan pusat pelatihan ini juga dinilai selaras dengan program prioritas Pemerintah Kota Sorong, khususnya dalam penyediaan akses pendidikan gratis bagi masyarakat.
Sinergi antara pemerintah yang berfokus pada pendidikan formal dan gereja yang menitikberatkan pada pembinaan mental spiritual diharapkan dapat melahirkan generasi Papua yang unggul, berdaya saing, dan berintegritas.
Kegiatan pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak sebagai pengarah, Anggota BPS Wilayah 7 Pnt. Nimrod Sesa, serta jemaat dan undangan lainnya.