Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Sorong menyelenggarakan Kelas Kecerdasan Artifisial bertajuk AI Goes to School yang diikuti puluhan guru tingkat MI, MTs, dan MA, Selasa (13/01/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Aula IAIN Sorong dan dihadiri oleh Wakil Rektor II IAIN Sorong, Dekan Fakultas Tarbiyah, serta perwakilan Kementerian Agama Kota Sorong. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan literasi digital di lingkungan pendidikan.
Koordinator Wilayah Mafindo Sorong, Pungkus Muhid, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kecerdasan artifisial kepada para pendidik sekaligus menanamkan pemahaman etika dalam pemanfaatannya.
“Kelas ini kami rancang untuk memperkenalkan AI atau kecerdasan buatan, sekaligus bagaimana etika dan pemanfaatannya secara bijak dalam dunia pendidikan,” kata Pungkus.
Ia menambahkan, antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi berlangsung. Para guru tidak hanya dikenalkan pada konsep dasar AI, tetapi juga didorong untuk memahami potensi serta risiko penggunaannya.
Menurut Pungkus, kegiatan ini merupakan pelaksanaan kedua yang digelar Mafindo Wilayah Sorong dengan sasaran utama para guru.
“Fokus kami adalah mendorong guru agar mampu mengarahkan siswa-siswi supaya lebih bijak dan kritis dalam menggunakan AI,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai perangkat berbasis AI yang dapat dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar, seperti pembuatan modul pembelajaran kreatif menggunakan Napkin AI, Gemini AI, Suno AI, dan ChatGPT.
“Guru perlu didorong untuk lebih kreatif memanfaatkan tools AI agar pembelajaran menjadi lebih menarik dan relevan dengan perkembangan teknologi,” tambah Pungkus.
Di akhir kegiatan, ia menyampaikan apresiasi kepada pihak IAIN Sorong dan Kementerian Agama Kota Sorong atas dukungan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor IAIN Sorong dan Kemenag Kota Sorong yang telah menerima Mafindo untuk melaksanakan kegiatan ini. Kami berharap ke depan kerja sama ini terus terjalin dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di bidang literasi digital,” tutupnya.