Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, A.Md., didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sorong, James Burung, S.Sos., M.M., menerima audiensi Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia (BBPSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (KEMKOMDIGI) Makassar, di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Sorong, pada Selasa (16/12/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Wali Kota Sorong menekankan pentingnya tindak lanjut pelaksanaan pelatihan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kota Sorong. Ia menilai pelatihan yang umumnya berlangsung selama empat hingga lima hari sangat strategis untuk memperkuat kompetensi ASN.
“Kami berharap pelatihan-pelatihan ini dapat ditindaklanjuti secara berkelanjutan, karena peningkatan kapasitas ASN merupakan kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan pemerintahan ke depan,” ujar H. Anshar Karim.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Sorong, James Burung, menjelaskan bahwa sebelumnya sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah melaksanakan pelatihan bagi ASN.
Kedepan, pada tahun 2026, pelatihan serupa direncanakan kembali digelar secara terpadu, seiring dengan ditetapkannya Kota Sorong sebagai bagian dari ekosistem Kota Cerdas (Smart City).
“Kota Sorong sudah masuk dalam ekosistem Smart City, sehingga kesiapan sumber daya manusia menjadi sangat penting dan strategis,” kata James Burung.
Ia menambahkan, seiring pesatnya perkembangan teknologi, hampir seluruh layanan dan aktivitas pemerintahan kini berbasis digital dan dilakukan secara daring.
Menyikapi hal tersebut, Dinas Kominfo Kota Sorong menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi pimpinan dan seluruh ASN dalam pelaksanaan berbagai pelatihan digital yang disesuaikan dengan tema dan kebutuhan masing-masing perangkat daerah.
“Kami siap mendukung pelatihan-pelatihan digital bagi ASN, khususnya dalam penguatan literasi dan kompetensi digital, agar sejalan dengan kebutuhan tiap OPD,” jelasnya.
Lebih lanjut, James Burung menegaskan bahwa pelatihan digital bagi ASN merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda di tengah transformasi digital yang terus berkembang.
Melalui pelatihan ini, ASN diharapkan mampu meningkatkan kemampuan digitalnya sehingga dapat mendukung kinerja pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.
“Dengan pelatihan yang tepat, ASN akan lebih siap menghadapi tantangan era digital dan mampu menghadirkan layanan publik yang modern serta berbasis teknologi,” pungkasnya.