Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Pemerintah Kota Sorong melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Tahun 2026–2029, yang berlangsung di Cafe Layar Gading dan dihadiri sejumlah pejabat serta pemangku kepentingan terkait. Rabu,(04/03/2026).
Hadir mewakili Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., M.AP., Staf Ahli bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik (Sahli PHP) Setda Kota Sorong, Abdul Rahim Oeli S.E, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kaban BPBD), Herlin D. Sasabone S.T.,M.M., dalam rangka mensosialisasikan, sekaligus menghimpun masukan terhadap dokumen RPB yang tengah disusun.
Dalam sambutan Wali Kota Sorong yang dibacakan oleh Staf Ahli PHP, disampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta dalam forum tersebut.
Pemerintah berharap kegiatan FGD dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memahami arah dan strategi penanggulangan bencana di Kota Sorong selama periode 2026–2029.
“RPB ini merupakan salah satu tahapan terpenting dalam proses penyusunan dokumen perencanaan penanggulangan bencana. Kami berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan dan kontribusi yang konstruktif agar rencana yang disusun mampu mengantisipasi serta meminimalisasi dampak bencana,” ucap Sahli PHP.
Disampaikan juga bahwa Kota Sorong sebagai daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana membutuhkan perencanaan yang matang, terstruktur, dan terintegrasi.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta respons terhadap bencana.
Juga ucapan terima kasih kepada Tim Penyusun RPB serta Kepala BPBD Kota Sorong beserta jajaran yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan sosialisasi dan FGD tersebut.
FGD ini bertujuan untuk menyempurnakan dokumen RPB 2026–2029 melalui diskusi dan pertukaran gagasan, sehingga menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif dan aplikatif.
Mengakhiri sambutan, Shali PHP secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan FGD Penyusunan Dokumen RPB Kota Sorong Tahun 2026–2029 dengan mengetok mikrofon sebanyak lima kali, sebagai tanda dimulainya forum diskusi tersebut.