Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Menjelang Hari Besar Keagamaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Sorong menggelar kegiatan pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini dilaksanakan di dua distrik, yakni Distrik Sorong Timur dan Distrik Sorong Kota. Jum’at (6/3/2026).
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, SH, MPA, menjelaskan bahwa pasar murah tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang hari raya.
“Hari ini ada dua titik pelaksanaan pasar murah, satu di Distrik Sorong Timur dan satu lagi di Distrik Sorong Kota. Di lokasi ini sekitar 700 paket lebih, sementara di Sorong Kota sekitar 800 paket. Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat kita yang sedang bersiap menghadapi hari raya,” ujar Septinus Lobat.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah sedang menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, namun upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat tetap menjadi prioritas.
“Untuk tahun ini memang kita menyesuaikan dengan kondisi efisiensi yang cukup besar. Namun kami tetap berupaya menjaga kestabilan harga melalui komunikasi dengan para distributor dan pedagang agar tidak menaikkan harga secara semena-mena,” katanya.
Menurutnya, pengendalian inflasi di Kota Sorong selama ini masih tergolong baik dibandingkan daerah lain di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.
“Sampai hari ini pengendalian inflasi di Kota Sorong masih termasuk yang paling rendah di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Ini tentu menjadi upaya bersama yang terus kita jaga,” tambahnya.
Terkait kemungkinan pelaksanaan pasar murah di distrik lainnya, Wali Kota menyebutkan bahwa untuk sementara kegiatan tersebut baru difokuskan di dua distrik karena keterbatasan anggaran.
“Untuk tahun ini memang situasi keuangan daerah sedang terbatas akibat efisiensi secara nasional. Karena itu kita fokus membantu masyarakat di dua distrik ini terlebih dahulu. Namun kepedulian pemerintah tetap ada dan tidak akan berhenti,” jelasnya.
Antisipasi Kenaikan Harga Pangan, Pemkot Sorong Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Warga Jelang Idul Fitrih 1447H
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Sorong, Sherly Agaki, mengatakan bahwa kegiatan pasar murah ini melibatkan sejumlah distributor untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.
“Untuk kegiatan ini kami bekerja sama dengan beberapa distributor seperti Mariat Utama, Sentosa Abadi, dan Delta Mandiri,” ungkap Sherly.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri, mengingat biasanya harga komoditas mengalami kenaikan.
“Harapan kami lewat pasar murah ini masyarakat bisa terbantu menjelang hari raya. Memang mungkin belum bisa menjawab semua kebutuhan, tetapi setidaknya ada masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Sherly juga menegaskan bahwa pasar murah ini terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.
“Pasar murah ini untuk semua masyarakat. Sama seperti saat Natal, kami juga tidak membatasi hanya untuk umat tertentu. Karena kenaikan harga bahan pokok itu dirasakan oleh semua masyarakat,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, pembelian bahan pokok menggunakan sistem nomor antrean yang dibagikan kepada masyarakat yang datang sejak pagi hari.
“Setiap nomor antrean bisa membeli beberapa komoditas seperti beras satu sak, tepung dua kilogram, gula tiga kilogram, dan minyak goreng tiga refil. Namun masyarakat juga bebas memilih, misalnya hanya ingin membeli beras saja juga tidak masalah,” jelasnya.
Adapun sejumlah bahan pokok yang dijual dalam pasar murah tersebut antara lain:
- BERAS Merpati 10kg Rp100.000,
- BERAS Melon 10kg Rp100.000.
- Minyak goreng Kunci Mas 2 liter Rp30.000,
- Tepung Terigu Kompas 1kg Rp7.000.
- Gula Pasir Cap Semut 1kg Rp10.000.
Pemerintah Kota Sorong berharap kegiatan pasar murah ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.