Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Kegiatan Papua Idol Band yang sedianya digelar dalam rangka memperingati Hari Noken Sedunia dengan puncak acara dijadwalkan pada 4 Desember 2026, resmi dibatalkan oleh panitia.
Keputusan tersebut diambil setelah jumlah peserta yang mendaftar dan mengirimkan video penampilan belum memenuhi kuota minimal yang telah ditetapkan untuk pelaksanaan lomba. Senin (18/9/2026)
Koordinator Papua Idol Band, Dey Imbiri, mengatakan keputusan pembatalan dilakukan setelah panitia melakukan evaluasi terhadap proses pendaftaran hingga batas waktu yang telah ditentukan.
Menurut Dey, panitia sebelumnya menetapkan sedikitnya 20 peserta sebagai kuota untuk dapat melaksanakan kegiatan Papua Idol Band.
Namun, hingga pendaftaran ditutup, jumlah peserta yang mengirimkan video penampilan bahkan belum mencapai 10 peserta.
“Jumlah peserta yang mendaftar dan memasukkan video tidak sampai pada kuota yang telah ditetapkan panitia. Karena itu, kami memutuskan untuk membatalkan kegiatan ini,” ujar Dey Imbiri.
Ia menjelaskan, pembatalan juga mempertimbangkan besarnya anggaran yang harus dikeluarkan untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut. Biaya yang dipersiapkan panitia disebut mencapai ratusan juta rupiah.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Dengan jumlah peserta yang jauh di bawah target, panitia menilai pelaksanaan kegiatan tidak dapat berjalan sebagaimana konsep dan ketentuan yang telah ditetapkan sejak awal.
Dey menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk mendaftar dan mengirimkan video sebagai bagian dari proses seleksi Papua Idol Band.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan antusiasme serta keinginan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak-pihak yang telah memberikan dukungan serta perhatian terhadap Papua Idol Band. Partisipasi yang diberikan sangat berarti bagi kami,” katanya.
Menurut Dey, rendahnya jumlah peserta menjadi tantangan tersendiri bagi panitia dalam merealisasikan kegiatan yang sejak awal diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda Papua untuk menyalurkan bakat dan kreativitas di bidang musik.
Meski kegiatan tahun ini dibatalkan, semangat untuk mendorong perkembangan musik band dan membuka ruang bagi talenta-talenta muda Papua tetap menjadi bagian dari tujuan Papua Idol Band.
Panitia berharap keputusan tersebut dapat dipahami oleh seluruh peserta maupun pihak-pihak yang sebelumnya telah memberikan dukungan terhadap rencana pelaksanaan kegiatan.
Ke depan, pengalaman dari pelaksanaan proses pendaftaran ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan kegiatan Papua Idol Band agar dapat menghadirkan konsep yang lebih matang dan menjangkau lebih banyak talenta muda Papua.