Melanesiatimes.com, Masohi – Di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat, Bang Mus, sapaan akrab Dr. Musriadin Labahawa, menyempatkan diri berbaur bersama para santri di MAN 2 Maluku Tengah dalam kegiatan Amaliyah Ramadhan 1447 H/2026 M yang berlangsung di Masohi, Minggu (2/3/2026).
Didampingi Kepala Sekolah serta jajaran staf pendidik, Dr. Musriadin Labahawa terlihat piawai dalam menyampaikan ceramah. Ia juga sesekali mengajak para santri untuk aktif berpartisipasi melalui forum diskusi dan sesi tanya jawab yang dikembangkannya.
Di hadapan para santri MAN 2 Maluku Tengah, Labahawa mengawali tausiyahnya dengan menekankan keutamaan bulan suci Ramadhan. Ia mengatakan, “Ada banyak keutamaan yang dapat kita raih dalam bulan suci Ramadhan, salah satunya yakni dengan membaca Al Qur’an,” kata Labahawa.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa membaca Al Qur’an tidak hanya sebatas memperoleh pahala. “Selain memperoleh pahala dalam membaca Al Qur’an secara baik dan benar, seorang muslim juga dituntut mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Menurut Labahawa, materi yang disampaikannya sangat tepat dengan momentum bulan suci Ramadhan yang juga dikenal sebagai bulan turunnya Al Qur’an atau Nuzulul Qur’an. Ia menerangkan bahwa Al Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk dan pedoman hidup umat manusia.
“Sebagai pedoman hidup, Al Qur’an menjadi petunjuk sehingga manusia dapat membedakan antara hak dan batil,” terang Labahawa.
Melalui peristiwa turunnya Al Qur’an tersebut, Labahawa mengajak para santri untuk semakin mencintai dan mempelajari kandungannya. “Sebagai orang beriman, terutama generasi muslim seperti adik-adik santri MAN 2 Maluku Tengah, kita harus selalu mencintai dan mempelajari kandungan Al Qur’an agar senantiasa menjadi pedoman dan petunjuk ke jalan yang benar serta diridhai Allah SWT,” ujarnya.
Sebelumnya, diketahui bahwa pelaksanaan kegiatan Amaliyah Ramadhan di MAN 2 Maluku Tengah telah dimulai sejak 26 Februari 2026 dan akan berakhir pada 5 Maret 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema Generasi Qur’ani, Cerdas, Kreatif, dan Berakhlak Mulia di Era Digital. Melalui tema ini, pihak sekolah berharap para santri yang mengikuti kegiatan dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
Tidak hanya sebagai pelajar di sekolah, para santri juga diharapkan mampu menjadi generasi muslim yang cerdas dan berakhlak mulia dalam menjalani kehidupan sebagai pemuda di lingkungan masyarakat.
“Insya Allah itu harapan kami semua selaku pendidik di MAN 2 Maluku Tengah,” kata Harman Muh Ali selaku Kepala Sekolah.
Kepada Melanesia Times, Harman juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dr. Musriadin Labahawa. “Terima kasih kepada Dr. Musriadin Labahawa yang sudah meluangkan waktu datang ke sini untuk berbagi ilmu pengetahuan bersama para santri. Padahal kita tahu bagaimana kesibukan beliau sebagai Ketua Komisi IV DPRD Maluku Tengah, namun masih bersedia hadir,” ucapnya.
Harman juga mengapresiasi metode penyampaian tausiyah yang disampaikan Dr. Musriadin Labahawa yang dinilainya sangat dinamis dan tidak monoton.
“Beliau membawakan materi dengan gaya santai, sepintas seperti suasana perkuliahan. Penuh dengan tanya jawab sehingga santri aktif dan diskusi berjalan dua arah. Kegiatan ini sangat seru dan respon santri pun luar biasa,” tutur Harman.
Ia berharap ke depan akan semakin banyak pihak atau stakeholder yang bersedia berbagi ilmu pengetahuan kepada para santri melalui kegiatan serupa. “Kami berharap ke depannya akan ada lebih banyak stakeholder seperti Pak Musriadin Labahawa yang bersedia berbagi ilmu pengetahuan ke MAN 2 Maluku Tengah melalui program-program semacam ini,” tutup Harman. (HUAT)