Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Ketua Komisi IV DPR Kota Sorong, Mohammad Saman Bugis, meninjau langsung tumpukan sampah yang berserakan di lokasi penjualan buah di sepanjang Jalan Basuki Rahmat, Kota Sorong, setelah menerima keluhan dari masyarakat setempat.
Informasi tersebut disampaikan warga yang tinggal di sekitar area penjualan buah, yang mengeluhkan banyaknya sampah dibuang sembarangan ke badan jalan, selokan, dan pinggiran selokan. Menindaklanjuti laporan itu, Mohammad Saman Bugis yang akrab disapa MSB, bersama RT setempat dan warga, turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan. Selasa (13/01/2026).
“Setelah kami turun langsung, memang benar banyak sampah berserakan di jalan, di selokan, dan di pinggir selokan. Ini sangat mengganggu lingkungan dan berdampak langsung pada warga sekitar,” kata MSB di sela-sela peninjauan.
Di hadapan para pedagang buah, Anggota DPR Kota Sorong asal Partai NasDem itu memberikan peringatan tegas kepada para pedagang agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. Ia menekankan bahwa aktivitas jual beli tidak boleh merugikan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Saya minta seluruh pedagang tidak lagi membuang sampah sembarangan. Kalau masih ditemukan sampah berserakan, maka pedagang yang bersangkutan tidak diizinkan lagi berjualan di kawasan ini,” tegasnya.
MSB Pantau langsung Warga Seputaran penjualan buah yang turut membantu mebersihkan selokan akibat sampah buah-buahan
Meski demikian, MSB mengaku memahami bahwa para pedagang sedang mencari nafkah. Karena itu, ia memilih memberikan ultimatum sebagai langkah awal sebelum penindakan lebih tegas dilakukan.
“Kami mengerti semua orang mencari nafkah. Karena itu, hari ini kami tidak langsung mengambil tindakan keras, tapi kami beri peringatan tegas supaya hal ini tidak terulang lagi,” ujarnya.
Ia juga meminta agar para pedagang bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan selama berjualan, termasuk dengan menyediakan kendaraan untuk mengangkut sampah ke tempat pembuangan.
“Setiap selesai berjualan, sampah harus dikumpulkan dan dibawa menggunakan mobil pickup ke tempat pembuangan. Jangan ditinggalkan di lokasi,” tambah MSB.
Pada kesempatan yang sama, MSB turut menghubungi Direktur PT Bangun Indah Malamoi, Jhon Malibella, selaku pihak ketiga rekanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Sorong, untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan.
Setelah meninjau lokasi, Jhon mengimbau para pedagang agar lebih disiplin dalam mengelola sampah.
“Kami minta semua pedagang mengumpulkan sampah di tempat masing-masing. Tidak boleh ada lagi yang dibuang ke jalan atau ke selokan,” kata Jhon.
Ia juga memberikan saran agar pedagang menyiapkan kantong sampah, khususnya untuk sisa buah yang dicicipi pembeli, sehingga tidak dibuang sembarangan.
“Kalau ada pembeli yang coba buah, sebaiknya langsung disiapkan kantong sampah. Supaya kulit atau sisa buah tidak dibuang ke jalan,” ujarnya.
Dengan adanya peninjauan ini, diharapkan kesadaran pedagang semakin meningkat dan kawasan Jalan Basuki Rahmat dapat kembali bersih, tertib, serta nyaman bagi masyarakat dan pengguna jalan.
Masyarakat setempat pun saling gotong royong membersihkan selokan dari sampah. Para pedangan pun sepakat memberikan kompensasi kepada masyarakat setempat yang sudah membantu membersihkan selokan.