Melanesiatimes.com, Sorong Selatan – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-171 Pekabaran Injil (PI) di Tanah Papua yang jatuh pada 5 Februari 2026, Anggota DPRK jalur pengangkatan daerah utusan Wamoka, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Amram Amelia Wato, SH, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Rabu (04/02/2026).
Amram menegaskan bahwa momentum bersejarah masuknya Injil di Pulau Mansinam melalui Rasul Ottow dan Geissler pada 5 Februari 1855 harus dimaknai dengan sikap damai dan tertib. “Saya mengajak seluruh masyarakat yang mendiami Kabupaten Sorong Selatan untuk bersama-sama menjaga kamtibmas dan ketertiban menjelang dan saat perayaan HUT PI,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga citra Papua, khususnya Kabupaten Sorong Selatan, sebagai tanah yang damai dan diberkati Tuhan merupakan tanggung jawab bersama.
“Papua adalah tanah yang diberkati Tuhan. Mari kita jaga citra Sorong Selatan sebagai daerah yang aman, damai, dan penuh kasih dalam momentum HUT PI ini,” kata Amram.
Ia juga menekankan bahwa peringatan masuknya Injil merupakan peristiwa penting bagi seluruh masyarakat, termasuk warga Sorong Selatan yang berada di mana pun.
“Mari kita tunjukkan keramahan dan ketertiban daerah kita masing-masing sebagai bentuk syukur atas peristiwa bersejarah ini,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Amram mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya ibadah syukur perayaan HUT PI. “Saya meminta dengan tegas agar tidak ada aktivitas yang mengganggu ketertiban selama ibadah syukur HUT PI pada 5 Februari 2026,” tegasnya.
Selain itu, Amram juga meminta pihak kepolisian untuk melarang penjualan minuman beralkohol menjelang dan saat perayaan berlangsung.
“Saya berharap Polres Sorong Selatan dapat memberlakukan larangan penjualan miras mulai malam ini hingga besok, demi menjaga situasi tetap kondusif,” ungkapnya.
Ia berharap agar peringatan HUT PI ke-171 menjadi momentum refleksi dan penguatan persaudaraan di Tanah Papua. “Semoga HUT PI ini menjadi ajang mempererat persaudaraan dan memperkuat iman masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Sorong Selatan yang kita cintai bersama,” pungkas Amram.