Melanesiatimes.com, Kota Sorong Papua Barat Daya – Dalam perayaan Natal bersama Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyampaikan harapan besar agar tahun 2026 menjadi perubahan ke arah yang lebih baik bagi pemerintahan dan pelayanan publik di Papua Barat Daya. Pernyataan ini disampaikan usai lakukan Natal Bersama di Gedung Lambert Jitmau pada Rabu (07/01/2026).
Ia menegaskan bahwa perbaikan tidak akan datang dengan sendirinya, melainkan harus diwujudkan melalui usaha, kerja keras, dan komitmen bersama, khususnya oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Ada harapan besar supaya tahun 2026 ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi perbaikan itu tidak datang begitu saja, harus kita usahakan, harus kita kerjakan,” ujar Elisa Kambu.
Dalam arahannya, gubernur secara khusus menyoroti kedisiplinan ASN. Ia meminta agar ASN lebih tertib masuk kantor, fokus pada tugas pokok, dan tidak terlalu banyak menghabiskan waktu di luar kantor tanpa alasan yang jelas. Menurutnya, kehadiran ASN di kantor sangat menentukan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya minta ASN lebih tertib masuk kantor. Kalau terlalu banyak aktivitas di luar, sementara tugas di kantor terbengkalai, maka pelayanan tidak akan maksimal,” tegasnya.
Elisa Kambu juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Ia menyinggung keprihatinannya terhadap beberapa insiden yang menimpa ASN akibat terlalu sibuk bekerja hingga mengabaikan keselamatan dan keluarga.
“Kita harus rajin bekerja, tetapi juga ingat untuk pulang ke rumah, bertemu keluarga. Ada kejadian-kejadian yang membuat kita prihatin karena terlalu sibuk sampai lupa jaga diri,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ASN yang memiliki jabatan dan posisi strategis harus menjadi berkat bagi banyak orang. Menurutnya, jabatan bukan untuk dilayani, melainkan sarana untuk melayani masyarakat melalui kebijakan yang berpihak dan tindakan nyata di lapangan.
“Kalau kita diberi posisi dan jabatan, itu supaya kita bisa jadi berkat bagi banyak orang. Gunakan kewenangan itu untuk memberi yang terbaik bagi masyarakat. Sapa mereka, temui mereka, dengarkan mereka,” tutur Elisa Kambu.
Dalam perayaan Natal kali ini, Gubernur Elisa Kambu juga mengajak ASN untuk memaknai Natal secara lebih mendalam, sebagai panggilan untuk peduli dan hadir bagi mereka yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa hakikat kehadiran pemerintah adalah untuk melayani rakyat.
“Makna Natal itu bukan hanya untuk orang yang sudah berada, tapi Yesus datang untuk orang-orang yang membutuhkan. Pemerintah pun hadir untuk melayani rakyatnya,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan arahannya dengan menegaskan bahwa ASN merupakan ujung tombak negara dalam pelayanan publik. Karena itu, ia meminta seluruh ASN benar-benar menjiwai peran sebagai pelayan masyarakat dan memberikan pelayanan secara total.
“ASN adalah ujung tombak negara. Karena itu, saya minta kita semua menjiwai betul peran sebagai pelayan masyarakat dan melayani dengan sungguh-sungguh, secara total,” pungkas Elisa Kambu.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap tahun 2026 menjadi tahun transformasi kinerja ASN, dengan menekankan disiplin, dedikasi, keseimbangan hidup, serta komitmen kuat untuk menghadirkan pelayanan publik yang humanis dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.