Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Festival Kampung Ramadhan yang digelar Pemuda Muslim Melati Raya resmi berlangsung dan menjadi pusat perhatian masyarakat di Kota Sorong. Kegiatan ini menghadirkan bazar UMKM, lomba Islami, hingga hiburan religi yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat. Selasa (03/03/2026).
Ketua Panitia Festival Kampung Ramadhan Pemuda Muslim Melati Raya, Ahmad Dahlan Bugis (Ais Bugis), menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang pemberdayaan ekonomi umat, khususnya bagi pelaku usaha kecil.
“Kami dari panitia berkomitmen menjadikan Festival Kampung Ramadan ini sebagai ruang pemberdayaan ekonomi umat. Kami ingin para pedagang, khususnya ibu-ibu, bisa merasakan dampak langsung dari kegiatan ini,” ujar Ahmad Dahlan Bugis.
Ia menambahkan, panitia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin berjualan selama kegiatan berlangsung.
“Siapapun yang ingin berjualan silakan bergabung, cukup melapor ke panitia. Kami terbuka dan ingin kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pemuda Melati Raya sekaligus Ketua Karang Taruna Melati Raya, Usman Notatubun, menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya melakukan sedikit perubahan konsep dengan menghadirkan Festival Kampung Ramadhan sebagai upaya meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
“Baik, kami pemuda Muslim Melati Raya tahun ini membuat sedikit perubahan. Ada Festival Kampung Ramadhan. Hal ini dilakukan guna meningkatkan UMKM, terlebih fokus kami kepada ibu-ibu yang selama ini mungkin selama bulan Ramadhan mencari sedikit rezeki untuk keperluan mereka pada hari raya nanti,” ujar Usman.
Menurutnya, festival ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga Melati Raya, tetapi terbuka bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi.
“Bukan cuma di Melati Raya saja, siapapun boleh berjualan di sini, tinggal melaporkan hal itu pada panitia. Artinya menambah sedikit keuangan, maka kita coba buat sesuatu yang bisa membantu para ibu-ibu,” jelasnya.
Usman juga mengajak masyarakat Kota Sorong untuk datang dan meramaikan kegiatan tersebut dengan berbelanja takjil serta produk UMKM yang tersedia.
“Saya minta kepada seluruh masyarakat Kota Sorong yang punya kesempatan silakan datang berbelanja di sini, berburu takjil di sini, supaya bisa lebih membantu. Fokus kami itu membantu dan menghidupkan UMKM, khususnya di Kota Sorong,” tegasnya.
Festival Kampung Ramadhan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal hingga 7 maret 2026. Selain bazar UMKM, panitia juga menghadirkan berbagai perlombaan bernuansa Islami, seperti lomba azan tingkat anak-anak, lomba menggambar, serta lomba menyanyi lagu-lagu religi untuk kategori dewasa.
“Ada berbagai lomba, mulai dari lomba azan tingkat anak-anak, menggambar, dan lomba nyanyi klasik lagu-lagu religi untuk tingkat dewasa. Banyak kegiatan yang kami buat supaya suasana Kampung Ramadhan di sini terasa hidup,” pungkas Usman.Panitia juga menyiapkan hiburan samrah untuk menghibur pengunjung, meski tidak termasuk dalam kategori perlombaan. Melalui kegiatan ini, Pemuda Muslim Melati Raya berharap Festival Kampung Ramadan dapat menjadi ajang silaturahmi, penguatan ekonomi masyarakat, serta ruang kreativitas generasi muda di Kota Sorong.