Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Wujud kepedulian terhadap para pendidik dan almamater ditunjukkan Alumni SMP Negeri 1 Salawai Doom Angkatan 93 dengan menyalurkan bantuan sembako bagi dewan guru SMP Negeri 8 Kota Sorong, merupakan rangkaian dari acara Dies Natalis SMP Negeri 8 Kota Sorong ke 44 Tahun. Jumat (16/10/2026).
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian dan ungkapan kasih para alumni kepada para guru serta pegawai yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan di sekolah yang dahulu dikenal sebagai SMP Negeri 1 Salawati Doom tersebut.
Ketua Alumni SMP Negeri 1 Salawati Doom Angkatan 93, Markus N. Yekwam, S.IP., mengatakan, bantuan sembako yang diberikan bukan dinilai dari besar kecilnya jumlah barang, melainkan dari ketulusan dan kepedulian alumni terhadap para guru dan almamater.
“Jangan melihat dari besar atau jumlah barang yang kami berikan. Ini merupakan wujud rasa peduli kami sebagai alumni. Kami ingin terus menjalin hubungan silaturahmi dengan para guru dan seluruh keluarga besar SMP Negeri 8 Kota Sorong,” ujarnya.
Menurut Markus, hubungan antara alumni dan almamater perlu terus dijaga melalui kebersamaan dan kepedulian nyata. Ia berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi awal untuk mendorong alumni lainnya agar turut berkontribusi bagi kemajuan sekolah.
Ia juga menyampaikan harapannya agar di hari Disnatalis ke-44 tahun ini, SMP Negeri 8 Kota Sorong semakin berkembang dan mampu menjadi sekolah unggulan, khususnya di Pulau Doom.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
“Semoga sekolah SMP Negeri 8 Kota Sorong, menjadi SMP unggulan secara khusus di Pulau Doom,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 8 Kota Sorong menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Alumni Angkatan 93 atas bantuan sembako yang diberikan kepada dewan guru dan pegawai sekolah.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Alumni Angkatan 93 atas cinta dan tanda kasih yang telah diberikan kepada kami, Bapak dan Ibu Guru serta seluruh pegawai yang ada di SMP Negeri 8 Kota Sorong,” tuturnya.
Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima, tetapi juga semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara alumni dan pihak sekolah.
Kepedulian Alumni Angkatan 93 menjadi bukti bahwa ikatan dengan almamater tetap terjaga, sekaligus menjadi dorongan bagi tumbuhnya semangat kebersamaan dalam mendukung kemajuan pendidikan di Pulau Doom.