Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Kota Sorong meski hujan deras mengguyur selama dua hari terakhir menjadi perhatian Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Sorong Kota. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi jarak pandang di perairan dan meningkatkan risiko kecelakaan laut.
Mengantisipasi kondisi itu, Satpolairud mengingatkan para nelayan dan awak kapal agar meningkatkan kewaspadaan serta tidak mengabaikan faktor keselamatan sebelum maupun selama melakukan pelayaran.
Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngopi Bareng Nelayan yang dipimpin Kasat Polairud Polresta Sorong Kota, AKP Sultan. Kegiatan berlangsung di atas kapal KMN. CAHAYA MADINA 77 yang berlabuh di depan Dermaga Pelabuhan Perikanan Klademak atau Jembatan Puri, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong pada Selasa (13/10/2026).
Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan, S.I.K., M.H., melalui Kasat Polairud mengingatkan para nakhoda dan awak kapal agar selalu memantau informasi cuaca resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Selain itu, nelayan diminta memastikan lampu navigasi berfungsi dengan baik, menggunakan alat bantu navigasi dan komunikasi secara optimal, serta mempertimbangkan untuk menunda pelayaran apabila kondisi perairan dinilai tidak aman.
“Walaupun Kota Sorong telah diguyur hujan deras selama dua hari terakhir, kabut asap masih ada. Kami mengimbau para nakhoda dan awak kapal agar tidak mengabaikan kondisi cuaca, meningkatkan kewaspadaan, dan selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut,” pesan Kasat Polairud.
Menurutnya, kewaspadaan menjadi hal penting bagi setiap pelaku aktivitas laut, terutama ketika jarak pandang terbatas. Karena itu, setiap keputusan untuk berlayar harus mempertimbangkan kondisi cuaca dan keamanan di perairan.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Dalam pertemuan tersebut, Satpolairud tidak hanya menyampaikan pesan keselamatan, tetapi juga membuka ruang komunikasi untuk menyerap aspirasi nelayan sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat pesisir.
Nakhoda KMN. CAHAYA MADINA 77, Irfan, menyambut baik kehadiran personel Satpolairud. Ia menyatakan akan meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi perairan demi menjaga keselamatan selama melaut.
Pada kesempatan yang sama, Kasat Polairud turut mengingatkan nelayan agar memilih lokasi berlabuh jangkar yang tidak mengganggu alur pelayaran. Nelayan juga diminta mewaspadai orang tidak dikenal yang naik ke kapal serta menjauhi konsumsi minuman keras dan narkoba.
Satpolairud juga mengajak masyarakat pesisir untuk segera melaporkan apabila menemukan atau mencurigai adanya tindak pidana. Laporan dapat disampaikan melalui Layanan Polisi 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.
Kegiatan Ngopi Bareng Nelayan merupakan bagian dari program Ngopi Bareng Masyarakat yang digagas Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan. Program ini menjadi sarana membangun komunikasi terbuka, menyerap aspirasi warga, serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Melalui pendekatan humanis tersebut, Polresta Sorong Kota terus mendorong terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, sekaligus meningkatkan kesadaran nelayan akan pentingnya keselamatan pelayaran. Upaya ini sejalan dengan semangat Polri, “Polisi Bersama Masyarakat.”