Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Ikatan Pemuda Mahasiswa Pelajar Kei (IPMPK) Sorong Raya mengecam keras aksi penganiayaan yang menewaskan RT (14), seorang siswa MTs Negeri Maluku Tenggara, yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Brimob Polda Maluku berinisial MS di Kota Tual, Provinsi Maluku.
Kecaman tersebut disampaikan menyusul meninggalnya korban akibat tindakan kekerasan aparat yang dinilai tidak manusiawi dan bertentangan dengan tugas serta fungsi kepolisian sebagai pelindung masyarakat.
Ketua Umum Ikatan Pemuda Mahasiswa Pelajar Kei (IPMPK) Sorong Raya, M Saman Bugis, menilai peristiwa tersebut sebagai tamparan keras bagi pimpinan institusi Polri, tidak hanya di Maluku tetapi juga secara nasional.
“Peristiwa ini harus menjadi tamparan keras bagi pimpinan Polri di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Maluku,” ujar Saman kepada awak media, Sabtu (21/2/2025).
Ia menegaskan bahwa perilaku oknum anggota kepolisian tersebut telah mencederai cita-cita luhur Polri sebagai pengayom, pelayan, dan pelindung masyarakat.
“Anggota Polri yang dicita-citakan menjadi pengayom, pelayan, dan pelindung justru muncul seperti penjahat dan melakukan penganiayaan hingga merenggut nyawa anak bangsa,” tegasnya.
Saman yang juga merupakan anggota DPR Kota Sorong meminta pimpinan Polda Maluku untuk bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut dan segera mengambil langkah hukum yang tegas terhadap oknum pelaku.
Menurutnya, tindakan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia merupakan kejahatan luar biasa karena dilakukan oleh aparat bersenjata di tengah situasi Kota Tual yang sedang aman dan kondusif.
“Kami mengecam keras kejadian ini. Pimpinan Polda Maluku juga harus mencopot Komandan Brimob Batalyon karena dinilai gagal membina anggotanya sehingga bertindak di luar prosedur tetap,” katanya.
Ia berharap kasus ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi institusi kepolisian agar ke depan mampu melahirkan personel yang profesional, berintegritas, dan benar-benar hadir untuk mengayomi serta melindungi masyarakat kecil. (***)