Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Ketua Ikatan Pemuda Seram Bagian Timur (IPM-SERBATI), Aris Tangke, angkat bicara terkait insiden yang terjadi di Jalan Baru, Kota Sorong Papua Barat Daya, pada Kamis (19/3/2026) malam.
Peristiwa tersebut berlangsung di kawasan Kelademak Dua Pantai, melibatkan dua kelompok pemuda dari Pasar Baru dan Kelademak Pantai. Insiden itu sempat memicu kekhawatiran masyarakat setelah beredar isu yang mengaitkannya dengan konflik antarsuku.
Aris Tangke menegaskan bahwa kejadian tersebut murni merupakan tawuran antar anak muda, bukan konflik berlatar belakang suku atau etnis tertentu.
“Kejadian malam ini di kompleks Jalan Baru tepat di Kelademak Dua Pantai antara sekelompok anak muda dari kompleks Pasar Baru dan sekelompok anak muda dari Kelademak Pante. Jadi murni hal ini bukan masalah kesukuan,” ujarnya.
Ia juga menyayangkan munculnya spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat yang menyebut adanya konflik antara suku Seram dan suku Bugis Makassar.
“Saya mau sampaikan saja, itu bukan masalah konflik kesukuan, ini masalah tawuran antara anak muda,” tegasnya.
Menurut Aris, persoalan tersebut sebelumnya telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat, dalam hal ini Polsek Sorong Kota. Namun hingga saat ini, belum ada penyelesaian yang tuntas antara pihak korban dan pelaku.
“Masalah ini sebelumnya sudah ditangani oleh pihak Polsek Sorong Kota, namun sampai hari ini belum ada penyelesaian dari kedua belah pihak antara korban dan pelaku,” jelasnya.
Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di Papua Barat Daya, agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar dan berpotensi memecah belah persatuan.
“Kami tegaskan kepada pihak-pihak yang mengira ini konflik antar suku, itu tidak benar. Ini hanya tawuran antara anak-anak muda,” katanya.
Aris berharap situasi dapat segera kondusif, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri yang menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk mempererat silaturahmi.
“Kami berharap masalah ini cepat berlalu, karena besok adalah hari Lebaran, Hari Idul Fitri, di mana umat Islam bersama-sama merayakan hari kemenangan,” tutupnya.