Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Dalam rangka mempererat hubungan antar elemen kepemudaan, Caretaker DPD KNPI Provinsi Papua Barat Daya menggelar kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama pada Rabu (18/03/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman tokoh senior KNPI, Fahmy Macap, dan menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi lintas organisasi kepemudaan di wilayah Papua Barat Daya.
Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya jajaran pengurus Caretaker DPD KNPI Papua Barat Daya, Ketua DPD KNPI Kabupaten Tambrauw, organisasi Cipayung Plus, serta berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP/I).
Kehadiran berbagai unsur pemuda ini menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi serta menjaga persatuan di tengah dinamika organisasi kepemudaan di Papua Barat Daya.
Momentum Ramadhan dinilai sebagai waktu yang tepat untuk membangun kembali semangat kebersamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pemuda dari berbagai latar belakang organisasi.
Wakil Ketua Caretaker DPD KNPI Papua Barat Daya, Jonias Titus Ohoiner, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sekadar agenda seremonial.
“Buka puasa ini bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi menjadi meja rekonsiliasi dan koordinasi antar elemen pemuda,” ujar Jonias.
Ia menegaskan bahwa fokus utama dari kegiatan ini adalah membangun persatuan yang kuat guna menyukseskan agenda besar KNPI ke depan.
Menurutnya, tanpa adanya soliditas di internal pemuda, berbagai program strategis organisasi tidak akan berjalan maksimal.
Sementara itu, Jois Kambu menegaskan pentingnya membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara berbagai pihak, khususnya dalam upaya penyatuan KNPI di Papua Barat Daya.
“Pada prinsipnya kami sangat terbuka untuk duduk bersama dengan pengurus Caretaker di bawah kepemimpinan Bung Dikson untuk membahas langkah penyatuan KNPI,” tegas Jois.
Ia menambahkan bahwa penyatuan tersebut harus mengarah pada terbentuknya KNPI yang sah dan memiliki legitimasi dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Menurut Jois, langkah koordinatif yang dilakukan saat ini sangat penting sebagai dasar dalam mengambil kebijakan strategis organisasi ke depan.
Selain itu, ia juga mendorong agar seluruh pihak dapat bersama-sama mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) sebagai wadah konsolidasi resmi.
Di sisi lain, Wakil Sekretaris Caretaker DPD KNPI Papua Barat Daya, Faisal Muslim Ishak Warwei, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari langkah strategis menuju agenda organisasi.
“Pertemuan ini menjadi langkah awal menuju pelaksanaan Rapimpurda dan Musda KNPI Papua Barat Daya yang perdana,” jelas Faisal.
Ia menekankan pentingnya dukungan dari Cipayung Plus dan OKP/I agar proses transisi kepemimpinan dapat berjalan secara demokratis dan inklusif.
Faisal berharap melalui forum tersebut, nantinya akan lahir kepengurusan definitif yang mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan pemuda di daerah.
Sebagai tuan rumah, Fahmy Macap turut memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh para pengurus muda KNPI.
“Saya bangga melihat adik-adik masih mengedepankan musyawarah dan silaturahmi sebagai dasar dalam membangun organisasi,” ungkap Fahmy.
Ia menegaskan bahwa persatuan merupakan modal utama dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya melalui peran aktif pemuda.
Menurutnya, KNPI harus tetap menjadi wadah strategis dalam mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas dan berkomitmen terhadap pembangunan.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat kebersamaan antara pemuda
Selain berbuka puasa bersama, para pemuda juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi ringan mengenai berbagai isu strategis kepemudaan di Papua Barat Daya.
Diskusi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan awal dalam merumuskan program kerja yang lebih terarah dan berdampak bagi pemuda.
Melalui kegiatan ini, Caretaker DPD KNPI Papua Barat Daya berharap dapat terus menjaga momentum persatuan serta memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.