Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Persiapan pelantikan Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Sorong sekaligus Kejuaraan Catur Wali Kota Cup 2026 telah memasuki tahap akhir. Panitia memastikan seluruh rangkaian kegiatan siap dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan.
Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi panitia pelantikan dan turnamen Wali Kota Cup bersama Pengurus Percasi Provinsi Papua Barat Daya dan Percasi Kota Sorong. Rapat berlangsung di Hangout Kota Sorong pada Rabu (11/02/2026).
Ketua Panitia Pelantikan sekaligus Turnamen Catur Wali Kota Cup, M. Said Saifuddin, menyampaikan bahwa kesiapan panitia hingga saat ini telah mencapai 95 persen.
“Kesiapan panitia sampai hari ini sudah mencapai 95 persen. Kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Bapak Wali Kota Sorong dan kami optimistis dapat berjalan dengan baik, sukses, dan meriah,” ujar M. Said Saifuddin.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut akan diawali dengan pelantikan Pengurus Percasi Kota Sorong periode terbaru yang dirangkai dengan Kejuaraan Catur Wali Kota Cup.
“Ini merupakan kegiatan pertama kami sebagai panitia, sekaligus momentum pelantikan Ketua Percasi Kota Sorong yang baru, Bapak Raja Bima,” katanya.
Turnamen Wali Kota Cup dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai 14 hingga 16 Februari 2026. Ajang ini diharapkan menjadi wadah pembinaan dan pencarian atlet catur berbakat.
M. Said menuturkan, kejuaraan ini diharapkan mampu mencetak atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mewakili Kota Sorong di tingkat regional maupun nasional.
Peserta kejuaraan kategori dewasa berasal dari wilayah Sorong Raya, sedangkan kategori pelajar dikhususkan bagi siswa yang berasal dari Kota Sorong.
“Untuk tingkat dewasa, kami menetapkan juara satu sampai sepuluh karena jumlah peserta yang cukup banyak,” jelas M. Said.
Ia menambahkan, total hadiah yang disiapkan untuk kategori dewasa mencapai Rp20 juta. “Hadiah ini akan diberikan kepada juara satu hingga juara sepuluh,” katanya.
Sementara itu, kategori pelajar memperebutkan total hadiah sebesar Rp5 juta. “Juara satu sampai harapan tiga akan mendapatkan hadiah, sehingga total hadiah keseluruhan turnamen mencapai Rp25 juta,” tambahnya.
Ketua Wilayah Percasi Papua Barat Daya, Rasimin, mengatakan bahwa pelantikan pengurus merupakan kewajiban organisasi setelah diterbitkannya Surat Keputusan dari pengurus provinsi.
“Sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, setelah SK diterbitkan dan ada rekomendasi dari KONI Kota Sorong, maka pengurus provinsi wajib melakukan pelantikan atau pengukuhan,” ujar Rasimin.
Ia menjelaskan, dirinya berhalangan hadir untuk melantik secara langsung karena menjalankan tugas sebagai pendamping haji daerah ke Makassar.
“Pelantikan nanti akan dilakukan oleh Ketua Harian, Bapak Sarifudin, SE, sedangkan pembacaan SK akan disampaikan oleh Sekretaris, Bapak Dadan,” jelasnya.
Rasimin menyampaikan apresiasi kepada Ketua Percasi Kota Sorong beserta seluruh panitia atas kesiapan pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami berharap seluruh tamu dan peserta dapat dilayani dengan baik serta menjunjung tinggi sportivitas sesuai slogan ‘Gens Una Sumus, Kita adalah Keluarga’,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan tingginya antusiasme peserta dalam kejuaraan ini. “Untuk kategori dewasa tercatat sekitar 130 peserta, sementara pelajar hampir 100 peserta. Ini capaian yang sangat luar biasa,” ungkap Rasimin.
Rasimin menambahkan, tingginya partisipasi tersebut menjadi indikator positif bagi perkembangan olahraga catur di Papua Barat Daya.
Sementara itu, Ketua Percasi Kota Sorong, Sahbudin, menegaskan bahwa seluruh kepengurusan telah siap untuk dilantik dan menjalankan roda organisasi.
“Pada intinya kami siap untuk dilantik. Kepengurusan sudah lengkap dan siap menjalankan program Percasi Kota Sorong ke depan,” pungkas Sahbudin.