Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Pencapaian Malteng Bangkit di Tahun 2025 tersaji dengan jelas dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) yang disampaikan Bupati Zulkarnain dihadapan forum rapat paripurna DPRD Kabupaten Maluku Tengah pada Rabu,(08/04/2026).
Di kesempatan tersebut, Zulkarnain memulai pembicaraan dengan mengutip pernyataan Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno yang mengatakan bahwa “bangsa yang besar ialah bangsa yang mampu mempertanggung jawabkan setiap langkah perjuangannya,” ucapnya.
Olehnya itu, lanjut ia menegaskan “spirit inilah yang menjadi landasan bagi Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan orientasi pada kesejahteraan masyarakat,” kata Zulkarnain menambahkan.
Hasil paparan Zulkarnain dalam LKPJ tahun anggaran 2025 menunjukkan perbaikan dan peningkatan berjalan seimbang dan terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah saat ini yang dikerjakan secara serius, terukur, dan akuntabel demi mewujudkan cita-cita Malteng Bangkit yang berorientasi pada kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Dikatakan Zulkarnain “secara umum, penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah Kabupaten Maluku Tengah Tahun Anggaran 2025 berjalan dengan baik meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan baik dari aspek fiskal daerah, dinamika ekonomi, maupun kondisi eksternal lainnya,” ujarnya.
Dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Tahun Anggaran 2025 itu juga diketahui bahwa pada beberapa sektor mengalami peningkatan secara berkala, ada juga yang mengalami penurunan dan sedang dibenahi dengan serius, serta yang lainnya terus mempertahankan prestasi dan pencapaian yang optimal.
Seperti halnya dari sisi pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Maluku Tengah menunjukkan tren peningkatan. Pada tahun 2024 IPM berada pada angka 75,10% dan meningkat menjadi 75,87% pada tahun 2025.
“hal ini menunjukkan adanya perbaikan pada dimensi pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat,” ungkap Zulkarnain.
Selain itu, tingkat kemiskinan mengalami penurunan dari 17,67% pada tahun 2024 menjadi 16,71% di tahun 2025. Zulkarnain mengklaim bahwa “penurunan ini merupakan hasil dari berbagai program perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan sektor-sektor produktif di daerah,” jelasnya.
Namun demikian, Zulkarnain dalam penyampaiannya juga tak pungkiri jika pertumbuhan ekonomi mengalami pelambatan. Kalau di tahun 2025 tercatat sebesar 4,76% mengalami pelambatan jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 5,28%.
Beliau mengakui “hal ini disebabkan oleh melambatnya kinerja beberapa sektor unggulan daerah, fluktuasi harga komoditas, keterbatasan investasi, serta dinamika perekonomian regional maupun nasional yang turut mempengaruhi aktivitas ekonomi daerah,” jelasnya.
Tak kalah menarik, tingkat inflasi juga naik. Jika di tahun 2024 tercatat sebesar 0,45% meningkat menjadi 2,56% pada tahun 2024. Namun demikian, lanjut Zulkarnain menyampaikan bahwa “kenaikan inflasi ini masih dalam rentan kendali dan menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah melalui penguatan koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah serta upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat,” kata Zulkarnain.
Dalam aspek tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, berbagai indikator kinerja menunjukkan capaian yang positif. Indeks Pelayanan Publik Kabupaten Maluku Tengah tahun 2025 berada pada angka 2,56%. Serta tingkat kepatuhan terhadap standar pelayanan publik mencapai 90,47% dengan kategori zona hijau.
Pada bidang reformasi hukum, Indeks Reformasi Hukum mengalami peningkatan yang signifikan dari 76,82% pada tahun 2024 menjadi 97,06% di tahun 2025 dengan predikat istimewa.
Indeks Daya Saing Daerah juga meningkat dari 3,31% di tahun 2024 menjadi 3,42% pada tahun 2025. Selain itu Indeks Masyarakat Digital Indonesia Kabupaten Maluku Tengah mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari 43,42% di tahun 2024 menjadi 59,44% pada tahun 2025.
Zulkarnain menegaskan bahwa peningkatan berbagai indikator tersebut menunjukkan transformasi tata kelola pemerintahan terus berjalan. Bagi kami, “ini bukan tentang janji, tetapi bagaimana menghadirkan kinerja nyata yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, sejumlah penghargaan yang diraih Pemda Malteng selama kurun waktu 2025 juga turut disampaikan Bupati Zulkarnain dalam forum rapat paripurna DPRD Kabupaten Maluku Tengah.
Diantaranya Juara III Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik Kawasan Nusa Tenggara-Maluku-Papua, TPAKD Award 2025 sebagai tim percepatan akses keuangan daerah terbaik tingkat Kabupaten/Kota untuk wilayah Nusa Tenggara-Maluku-Papua, serta Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) tertinggi di Kawasan Indonesia Timur.
Ia menyebut bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, serta dukungan masyarakat Kabupaten Maluku Tengah.
“tentu capaian ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah,” kata Zulkarnain.
Di sisi pengelolaan keuangan daerah pada tahun 2025 pendapatan daerah ditargetkan sebesar 1,72 Triliun rupiah dan terealisasi sebesar 1,64 Triliun rupiah atau sebesar 95,52%. Sedangkan belanja daerah yang semula ditargetkan 1,73 Triliun rupiah terealisasi sebesar 1,53 Triliun rupiah yang mencapai 88,22%.
Paling tidak, pencapaian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan telah berjalan dengan cukup baik, meskipun masih terdapat ruang perbaikan dalam optimalisasi penyerapan anggaran.
Lebih jauh ia bahwa “penggunaan anggaran tersebut diarahkan pada prioritas pembangunan daerah, seperti peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur dasar, penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia” jelas Zulkarnain.
Ia menyadari bahwa dalam pelaksanaan pembangunan daerah masih terdapat berbagai kekurangan dan tantang yang harus terus diperbaiki.
Oleh karena itu, sambung Zulkarnain “kami mengharapkan masukan, saran, dan rekomendasi dari pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah sebagai bahan penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah ke depan,” ucapnya.
Sebelum mengakhiri penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025, tak lupa beliau menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Forkopimda, perangkat daerah, serta seluruh masyarakat di bumi pamahanunusa atas dukungan, kerjasama, dan partisipasi dalam pelaksanaan pembangunan daerah.
“semoga sinergi yang telah terbangun selama ini terus kita perkuat demi mewujudkan Maluku Tengah bangkit, maju, sejahtera, rukun, dan berkeadilan,” tutup Zulkarnain. (HUAT)