Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk peserta dari wilayah terpencil. Salah satunya adalah seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Maybrat, Leberina Waromi (61), peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), yang saat ini sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Sorong, setelah mengalami pembengkakan pada kakinya.
Leberina ditemui pada Kamis (09/04/2026) di ruang perawatan rumah sakit, setelah dirawat sejak dua hari sebelumnya. Ia menceritakan bahwa awalnya dirinya merasakan pembengkakan pada bagian kaki yang lama-kelamaan semakin membesar dan menimbulkan rasa tidak nyaman saat beraktivitas.
“Awalnya kaki saya hanya bengkak sedikit, tetapi semakin hari makin besar dan terasa sakit. Karena sudah tidak nyaman, saya akhirnya memutuskan pergi ke rumah sakit untuk berobat ”, ujarnya.
Sebagai warga yang berdomisili di daerah terpencil di Kabupaten Maybrat, ia mengaku bersyukur tetap bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan melalui Program JKN. Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit, dirinya langsung mendapatkan pemeriksaan dan penanganan dari petugas kesehatan.
Menurutnya, pelayanan yang diterima selama menjalani perawatan sangat baik. Ia merasa dilayani dengan ramah dan tidak dibedakan dengan pasien lainnya, meskipun dirinya merupakan peserta bantuan iuran dari pemerintah daerah.
“Petugas rumah sakit melayani saya dengan baik. Saya tidak merasa dibedakan walaupun saya peserta bantuan pemerintah. Saya sangat bersyukur karena bisa dirawat dengan baik seperti ini”, katanya.
Ia menjelaskan bahwa bukan hanya saat dirawat inap kali ini, manfaat Program JKN juga telah lama ia rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Saat mengalami sakit ringan, ia rutin memanfaatkan kepesertaan BPJS Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan di puskesmas tempat dirinya terdaftar.
Menurutnya, kehadiran Program JKN sangat membantu masyarakat seperti dirinya, khususnya yang tinggal di wilayah terpencil dan memiliki keterbatasan ekonomi. Dengan adanya jaminan kesehatan, masyarakat tidak perlu terlalu khawatir terhadap biaya saat membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Kalau saya sakit, biasanya saya periksa di puskesmas. Jadi saya memang sudah sering menggunakan BPJS Kesehatan. Program ini sangat membantu kami masyarakat kecil”, ungkapnya.
Ia pun berharap Program JKN dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang tinggal di daerah pelosok.
“Harapan saya, program ini bisa terus membantu lebih banyak orang seperti saya di luar sana, supaya semua masyarakat bisa tetap berobat saat sakit”, tuturnya.