PBD, Melanesiatimes.com – Komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia secara luas termasuk tanah Papua terus dilakukan dari berbagai program hingga pembangunan sumber daya.
Namun ditengah-tengah perjalan ini muncul kelompok yang dianggap menentang misi pemerintah Indonesia dalam membangun tanah Papua secara menyeluruh.
“Tahun, bulan bahkan hampir setiap hari korban dari kelompok KKB terus berjatuhan, dan sayangnya para korban-korban tersebut adalah masyarakat sipil,” terangnya.
Ketua BMP RI Raja Ampat, Herman Dimara menyampaikan bahwa, masyarakat Papua butuh hidup aman, damai serta pendidikan dan kesehatan yang layak dalam bingkai NKRI.
Menurutnya, keberadaan KKB menjadi ancaman dan momok yang nyata bagi masyarakat Papua. Bertahun-tahun kelompok ini dianggap melakukan tindakan kriminal dan memusnahkan ribuan nyawa yang tak bersalah.
“Kami mohon negara hadir dan tegakan hukum melindungi warga Papua secara khusus di daerah-daerah konflik di tanah Papua,” tegasnya.
Ditambahkan BMP RI Raja Ampat mengutuk keras tindakan pelanggaran kemanusiaan yang terus dilakukan oleh Kelompok Bersenjata di tanah Papua.