Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Kebakaran hebat yang melanda kawasan Malibela, Kilometer 11,5, Kota Sorong, Papua Barat Daya, menghanguskan tiga unit rumah warga hingga rata dengan tanah dan menyebabkan kerugian material bagi keluarga terdampak. Menyikapi musibah tersebut, Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., M.P.A., turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan Malibela, RW 06, RT 03, tepatnya di belakang Batalyon 762/RK.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Sorong didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Windesi, S.K.M., M.A.P. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan yang terbakar serta mengetahui keadaan keluarga korban setelah kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa tersebut.
Kebakaran terjadi pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 23.50 WIT. Kobaran api melalap tiga unit rumah warga, termasuk rumah milik keluarga S. Koridama. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.30 WIT, setelah menghanguskan bangunan hingga rata dengan tanah.
Dampak kebakaran tersebut tidak hanya berupa kerusakan bangunan, tetapi juga menjadi pukulan berat bagi keluarga yang terdampak karena harus menghadapi kondisi pascakebakaran. Situasi ini membutuhkan perhatian agar keadaan warga dan kebutuhan mereka setelah musibah dapat diketahui secara langsung.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Kehadiran Wali Kota Sorong bersama jajaran pemerintah daerah di lokasi menjadi wujud kepedulian dan dukungan moral kepada keluarga korban. Peninjauan tersebut sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana kebakaran.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Pemerintah Kota Sorong mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Warga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta berhati-hati dalam menggunakan kompor dan sumber api lainnya guna mencegah terjadinya kejadian serupa.
Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kota Sorong menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga tertimpa musibah dan membutuhkan perhatian bersama. (***)