RAJA AMPAT, MELANESIATIMES.COM — Senin, 28 September 2026 — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilaporkan terjadi di wilayah Samate, Distrik Salawati Utara, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Warga melaporkan titik api diduga telah berlangsung hampir satu bulan dan hingga Senin (27/9/2026) masih menyisakan bara di kawasan yang terbakar.
Laporan warga menyebut, kebakaran berada di kawasan Kampung Waidim dan Samate. Api disebut telah bertahan dalam waktu cukup lama sehingga memunculkan kekhawatiran warga terhadap kemungkinan bara kembali membesar dan meluas ke kawasan di sekitarnya.
Warga menduga keberadaan material kayu damar di kawasan tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan api dan bara bertahan lama. Namun, dugaan tersebut masih membutuhkan pemeriksaan langsung untuk memastikan kondisi material yang terbakar serta penyebab api dapat bertahan dalam waktu panjang.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Warga meminta BPBD Kabupaten Raja Ampat bersama instansi terkait segera turun ke lokasi untuk memastikan kondisi terkini, memetakan titik api, mengetahui luas kawasan terdampak, serta melakukan langkah penanganan agar kebakaran tidak meluas.
Hingga berita ini diterbitkan, luas area terbakar, titik api secara pasti, penyebab kebakaran, serta kondisi terkini di lokasi masih menunggu verifikasi resmi dari pihak berwenang.
Warga berharap laporan karhutla di Samate segera mendapat respons cepat sebelum bara kembali membesar dan menimbulkan dampak yang lebih luas.