Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Elisa Kambu bersama Wakil Gubernur Ahmad Nausrau, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan pembangunan sumber daya manusia Orang Asli Papua (OAP).
Hal ini dikatakan usai syukuran satu tahun Kepemimpinan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya yang di laksanakan di gedung Lambertus Jitmau Kota Sorong pada Jumat (20/02/2026).
Gubernur Elisa Kambu menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memberikan dukungan langsung kepada enam rumah sakit yang tersebar di wilayah Papua Barat Daya. Dukungan tersebut mencakup pemenuhan tenaga medis, terutama dokter spesialis, yang saat ini berjumlah 28 orang dan akan terus ditingkatkan.
“Kami menargetkan sedikitnya 60 dokter spesialis. Setiap kabupaten dan kota minimal harus bisa menyekolahkan dan melahirkan dua dokter spesialis OAP,” ujar Elisa Kambu.
Ia menambahkan, salah satu rumah sakit rujukan di Papua Barat Daya juga akan segera diresmikan sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat.
Selain sektor kesehatan, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang hukum. Pemerintah berencana mendukung sekolah advokat bagi anak-anak Papua agar ke depan dapat menjadi pengacara yang membela kepentingan masyarakat Papua.
“Kita ingin anak-anak Papua juga hadir dalam ruang-ruang hukum, agar mereka bisa membantu masyarakatnya sendiri,” kata Elisa.
Menurutnya, pembangunan akses antar kabupaten dan kota memang penting, namun yang paling utama adalah membangun kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung seluruh program strategis pemerintah pusat. “Komitmen kita dari Presiden jelas, kita wajib mendukung semua kerja-kerja pemerintah pusat, termasuk program makan bergizi gratis, koperasi Merah Putih, dan program nasional lainnya,” ucapnya.
Elisa Kambu mengakui bahwa selama satu tahun memimpin bersama jajaran aparatur sipil negara, masih banyak tantangan yang dihadapi. Namun demikian, ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk terus melangkah dan berbenah.
“Sudah satu tahun saya bersama jajaran ASN di sini. Kita siap melangkah ke depan, meskipun kita juga harus memahami bahwa kita tetap dikontrol dan diawasi oleh pemerintah pusat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Elisa juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah agar bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. “OPD harus bekerja sesuai tupoksinya, jangan keluar dari koridor yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Penyerahan Bantuan kepada pelaku UMKM Kabupaten Maybrat oleh Gubernur Papua Barat Daya di Dampingi Selviana Sangkek Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Papua Barat Daya.
Sebagai bentuk perhatian terhadap kehidupan beragama, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya turut memberikan bantuan kepada para tokoh agama, termasuk fasilitasi perjalanan ibadah seperti umrah dan ziarah rohani ke Israel.
“Kita ingin semua elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, merasakan kehadiran pemerintah dalam mendukung tugas-tugas sosial dan keagamaan mereka,” tutup Elisa Kambu.
Elisa Kambu juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Maybrat untuk menunjang usaha kecil menengah masyarakat, bantuan itu berupa alat potong kayu, alat cetak kue dan kompor.