Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Maluku Tengah gelar Konferensi Cabang (KONFERCAB) VII dengan mengusung tema Merawat Ukhuwah, Menjalin Sinergitas Dalam Mengawal Pembangunan Di Maluku Tengah.
Kegiatan tersebut berlangsung di aula kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah di Masohi pada jum’at, (05/06/2026).
Konfercab VII menjadi momentum penting bagi GP Ansor Maluku Tengah dalam melakukan evaluasi organisasi, menyusun program kerja yang terukur ke depannya, sekaligus memilih kepengurusan baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi.
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir yang berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut diwakili oleh staf ahli bidang ekonomi dan pembangunan Zahlul Ikhsan.
Dalam sambutannya ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi GP Ansor dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta berkontribusi dalam berbagai agenda pembangunan daerah.
“atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader GP Ansor yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, persatuan, serta kehidupan sosial kemasyarakatan di daerah ini,” kata Bupati Zulkarnain sebagaimana disampaikan Ikhsan.
Ia menambahkan “Konfercab bukan sekadar agenda organisasi untuk memilih kepemimpinan baru. Lebih dari itu, Konfercab adalah momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian, memperbarui semangat perjuangan, dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam menjawab berbagai tantangan zaman,” ujarnya.
Beliau juga menyinggung tema yang diangkat kali ini pada Konfercab ke VII. Menurutnya tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, dimana seluruh elemen masyarakat termasuk organisasi kepemudaan dituntut untuk terus memperkuat persaudaraan dan membangun kolaborasi demi kemajuan Maluku Tengah.
Dikatakan Zulkarnain, “kami percaya, GP Ansor memiliki modal yang sangat besar. Apalagi organisasi ini dihuni oleh anak-anak muda yang energik, memiliki semangat kebangsaan yang kuat, dan selalu hadir di tengah masyarakat,” ucapnya.
Karena itu, lanjut ia “saya mengajak seluruh kader GP Ansor Kabupaten Maluku Tengah untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Mari kita bangun kolaborasi yang lebih erat dalam bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, penguatan moderasi beragama, pelestarian lingkungan, serta berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Maluku Tengah tidak bisa dibangun hanya oleh pemerintah. Daerah ini membutuhkan kerja bersama, membutuhkan gagasan, tenaga, dan ketulusan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk GP Ansor.
Video Viral
👇👇👇
AG Bantu Bahan Bangunan
Rumah Kumuh Kota Sorong
Ketika pemerintah dan organisasi kepemudaan berjalan seiring, maka cita-cita menghadirkan Maluku Tengah yang maju, berdaya saing, dan harmonis akan semakin mudah kita wujudkan.
Zulkarnain berpesan “kepada para peserta Konfercab, saya berharap forum ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik, melahirkan pemimpin yang amanah, serta memperkuat soliditas organisasi untuk menghadapi tantangan masa depan,” pesannya singkat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua GP Ansor Maluku Tengah, Ahmad Jalan Alwi, mengatakan pelaksanaan Konfercab merupakan amanat organisasi yang harus dituntaskan meski persiapannya dilakukan dalam waktu yang sangat singkat.
Menurut dia, setelah menerima mandat dari pimpinan organisasi pada 14 Mei 2026, pihaknya langsung bergerak menyiapkan seluruh tahapan hingga akhirnya Konfercab dapat terlaksana.
“kurang lebih enam bulan kami mengemban amanah ini. Alhamdulillah hari ini tugas tersebut dapat kami tunaikan dengan baik melalui pelaksanaan Konfercab,” ujar Ajlan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah GP Ansor Maluku yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya bersama jajaran pengurus untuk menjalankan roda organisasi hingga terselenggaranya konferensi.
Ahmad juga mengakui persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu kurang dari satu pekan setelah mendapat instruksi dari pimpinan wilayah.
Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ajlan turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader dan pengurus cabang atas segala kekhilafan maupun kesalahan komunikasi selama menjalankan tugas sebagai Plt Ketua GP Ansor Maluku Tengah.
Turut hadir perwakilan pengurus pusat organisasi GP Ansor, pengurus wilayah GP Ansor, jajaran pengurus cabang dan kader GP Ansor Kabupaten Maluku Tengah, Organisasi Kepemudaan, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemda Malteng, Kemenag Malteng, Alumni GP Ansor, Pengurus NU Maluku Tengah, dan insan pers. (HUAT)